Menikmati Curug Gelagah nyang belum terjamah


WONOSOBOZONE – Air Terjun Nganten terletak di Lereng Gunung Bismo, berada diwilayah Dusun Silandak Desa Slukatan Kecamatan Mojotengah Kabupaten Wonosobo Provinsi Jawa Tengah. Air terjun tersebut diperkirakan memiliki ketinggian sekitar 20 meter, meski tidak terlalu tinggi namun kesegaran air serta udara sekitar yang asri membuat tubuh serasa dimanjakan oleh alam.

Air terjun Nganten memang belum banyak dikenal, namun bagi yang ingin menikmatinya tak usah khawatir, karena jalur menuju Curug cukup mudah. Hanya saja, ada jalur yang lumayan curam sehingga sulit untuk dilalui. Meskipun begitu, kesulitan itu akan terobati begitu merasakan tetesan Air Terjun nya.

Salah satu Jurnalis wonosobozone.com berkesempatan mengunjungi air terjun nganten pada (13/2/17), menurutnya air terjun tersebut merupakan salah satu anugerah yang diberikan Tuhan sang pencipta alam semesta yang harus disyukuri. Masyarakat Wonosobo khususnya Warga Desa Slukatan harus bangga.

Bagi yang memilki jiwa petualang, air terjun Nganten adalah tempat yang cocok untuk dikunjungi. Karena setelah menikmati segarnya air Curug, bisa langsung melanjutkan berpetualang menuju Gunung Bismo, dimana menurut warga sekitar, Gunung Bismo menawarkan Panorama yang tak kalah indah dengan wisata alam yang ada di Wonosobo, tentunya harus dengan persiapan ala adventure dulu. Namun betapa sangat disayangkan, Jurnalis wonosobozone belum berkesempatan menjamahnya karena cuaca yang tak mendukung dan persiapan yang belum siap.

Untuk mengunjungi air terjun Nganten bisa menggunakan mobil ataupun motor, dari Kota Wonosobo dapat melalui Kampus UNSIQ di Desa Kalibeber dengan waktu tempuh sekitar 1/2 jam perjalanan (Aspal), selanjutnya perjalanan dilanjutkan menuju desa Slukatan melalui desa Kebrengan dengan jalan berbatu. Waktu jarak tempuh dari Desa Kalibeber menuju Desa Slukatan kurang lebih 20 menit perjalanan. Setelah sampai di desa Slukatan, sisa jarak tempuh untuk menuju air terjun Nganten diperkirakan 1 km dengan jalan kaki melalui lahan pertanian milik warga setempat.

Masih kata Jurnalis wonosobozone.com, Kondisi Aksesibilitas menuju Desa Slukatan yang masih berbatu, menurut nya dapat ditingkatkan lagi agar wisatawan yang ingin berkunjung dapat menempuh waktu lebih cepat dan mudah.

“Jalur menuju lokasi harus ditingkatkan, baik jalan antar desa yang masih berbatu ataupun ruas jalan dari Desa Slukatan menuju ke air Terjun Nganten yang masih perlu pembenahan. Sehingga konsep pengembangan ekowisata dapat dilakukan”, jelas Jurnalis.

Sang Jurnalis menambahkan, Amenitas seperti toilet, warung makan dan lain sebagainya juga perlu didorong untuk dapat tersedia agar para pengunjung mendapat fasilitas memadai.
(Doremi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here