Mengunjungi Selokromo Gumregut, Gelar Budaya Desa Yang Menuai Apresiasi Bupati

WONOSOBOZONE – Gelar Budaya dan Seni bertajuk Selokromo Gumregut, yang digelar warga Desa Selokromo, Kecamatan Leksono selama 3 hari terakhir, menuai banyak pujian dan apresiasi positif. Bahkan Bupati Wonosobo, Eko Purnomo yang hadir di halaman Balai Desa setempat sebelum sesi penutupan, pada Senin (14/5) mengaku kagum dengan inisiatif warga dan Pokdarwis Selo Nyawiji yang berkeinginan untuk mempromosikan kekayaan seni dan budaya mereka kepada khalayak luas.

“Inisiatif seperti yang dimiliki warga Desa Selokromo ini saya nilai positif dan selayaknya menjadi teladan bagi desa-desa lain di Kabupaten Wonosobo, agar sektor wisata desa juga semakin berkembang serta mampu menjadi pengungkit perekonomian warga masyarakatnya,” ungkap Bupati. Ke depan, Bupati yang dalam kesempatan tersebut juga menyerahkan bantuan untuk pengembangan wisata dan seni khas desa, juga mengungkap harapan agar even yang menjadi media promosi efektif tersebut dapat digelar secara lebih rutin, setidaknya sekali dalam satu tahun.

Selain dari Bupati, apresiasi positif juga diungkap Kepala Dinas Pariwisata dan Budaya Kabupaten Wonosobo, One Andang Wardoyo. Menurut Andang, adanya kekompakan warga desa beserta para pemuda Selokromo dalam even gelar budaya Selokromo Gumregut menunjukkan adanya antusiasme untuk nguri-uri budaya dan kesenian khas. “Kami di Dinas Pariwisata dan Budaya tentu sangat bersyukur dengan masih adanya keinginan dan semangat warga desa untuk mengembangkan kesenian dan budaya asli daerah,” tutur Andang. Upaya mengangkat potensi seni dan budaya sebagai salah satu daya tarik wisata, disebut Andang tidak mudah sehingga perlu didukung semua pihak. “Selain kesenian dan kebudayaan khas, perlu juga dukungan dari warga untuk mengembangkan potensi lain seperti kuliner agar wisatawan mendapatkan kesan positif lain ketika mengunjungi Selokromo,” lanjut Andang.

BACA JUGA:  Delapan Prioritas Dukung Prioritas Utama Penggunaan Belanja Tahun 2017

Selaras dengan imbauan dari Bupati dan Kepala Disparbud, Ketua Pokdarwis Selo Nyawiji Winarni mengakui pihaknya sengaja menggelar even Selokromo Gumregut adalah demi menyebarluaskan potensi kesenian yang dimiliki Desa. “Ada lebih dari 14 grup kesenian tradisional dan modern yang eksis di Selokromo dan ini kami akomodasi untuk tampil di Gelar Budaya ini,” beber Winarni. Even tersebut, disebut Winarni juga mengajak sejumlah penggiat media sosial untuk turut membantu promosi agar Selokromo semakin dikenal luas dan menjadikan Selokromo menjadi tujuan wisata Wisman maupun Wisatawan Nusantara. Sejumlah kesenian yang tampil dalam Selokromo Gumregut, dibeber Winarni meliputi Karawitan dan Campursari Kesengsem, Grup Calung Angklung Gema Sela Satria, Daeng Sedya Manunggal, Kuda Kepang Putri Sri Murni, Grup Karawitan dan Wayang Othok Obrul Jatayu, Grup Thek-thek Bamby Laras, sampai Grup Rebana Salni, Grup Musik Dangdut New Sella, dan Grup Akustik The Boyong.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here