Melalui Tarawih Dan Silaturahim Pererat Persaudaraan

WONOSOBOZONE – Bulan ramadhan merupakan bulan yang dimuliakan oleh umat Islam.  Dibulan tersebut banyak keistimewaan yang diberikan oleh Allah SWT kepada hambanya yang mau mengamalkan.  Segala kebaikan akan dilipatgandakan pahalanya,  dibulan puasa banyak ibadah yang dianjurkan tidak dibulan – bulan lainnya.  Ibadah itu seperti Sholat tarawih, tadarus Al Quran, membayar zakat dan lain sebagainya.
Melihat hal tersebut Pemerintah Daerah Kabupaten Wonosobo menyelenggarakan Tarhim (Tarwih dan Silaturahim) yang terbagi dalam lima kelompok.  Untuk kelompok 5 dipimpin oleh Komandan Kodim Letkol Czi Dwi Hariyono yang pada kesempatan kali ini melaksanakan Tarhim di Dusun Pelempon Kemiriombo Kaliwiro.  Kegiatan diawali dengan buka bersama, dilanjutkan sholat berjamah dan pengajian umum.(14/6)
Dalam sambutannya Letkol Dwi menyampaikan bahwa kita wajib bersyukur atas karunia-Nya sehingga kita masih dipertemukan dengan bulan yang penuh rahmat ini. Memaknai Bulan puasa, bukanlah semata-mata menahan lapar dan dahaga semata melainkan sebagai momentum strategis bagi kita untuk melakukan perubahan ke arah yang positif, memperbaharui diri menjadi pribadi yang lebih berkualitas.
Pada bulan puasa  mari bersama – sama untuk lebih meningkatkan dan memperbanyak amal dan ibadah kita sehingga menjadi pribadi yang lebih peka dan peduli terhadap sesama, mempererat tali silaturami diantara kita, mampu mengendalikan diri untuk tidak berbuat segala yang dapat merusak pahala kita.
Tidak lupa dalam kesempatan bulan penuh berkah ini untuk mengajak seluruh komponen masyarakat untuk dapat bergandeng tangan menyatukan tekat dan langkah serta senantiasa menebar kasih sayang diantara sesama. Sehingga perbedaan diatara kita menjadi suatu keindahan bagi bangsa Indonesia.
Saat ini bangsa Indonesia tanpa disadari sudah dalam masa perang modern, dimana kondisi bangsa sudah sangat memperihatikan.  Mereka memerangi dengan merusak dan melemahkan budaya kita. Kebudayaan yang begitu luhur saat ini mulai bergeser menjadi budaya yang tidak pantas berkembang di bumi pertiwi ini. Generasi muda mulai dirusak mental tanpa mereka sadari. Oleh sebab itu dalam mementum yang baik ini saya mengingatkan agar kita mengajak khususnya kepada generasi muda untuk lebih mencintai tanah air, arif dan bijaksana dalam menyikapi munculnya kelompok radikal dan kita jaga toleransi kerukunan bangsa Indonesia sehingga kita tidak mudah dipecah belah maupun diadu domba.  Kejadian di Ambon beberapa waktu yang lalu kita jadikan pelajaran sehingga tidak terulang dikemudian hari.
Untuk mengatasi itu semua mari bersama – sama 4 pilar negara kita jaga baik – baik.  Kita ajak para generasi muda untuk lebih mengerti dan mengamalkan lagi tentang nilai – nilai Pancasila dalam kehidupan sehari – hari, UUD 1945, kita jaga NKRI ini jangan sampai pecah dan kita semua menyadari bahwa bangsa indonesia terbentuk dari berbagai macam suku, agama, budaya bahkan pulau pun terdiri dari beribu pula maka tidak kata lain kita jaga Bhineka Tunggal Ika demi kelangsungan bangsa Indonesia.
Acara dilanjutkan tausiyah oleh petugas dari Kemenag Wonosobo H A. Fauzi dalam ceramahnya menyampaikan romadhon artinya pembakaran dosa untuk itu dibulan ini mari kita perbanyak ibadah kurang kegiatan yang kurang bermanfaat sehingga setelah selesai melaksanakan puasa kita menjadi manusia yang kafah. Apabila kita benar – benar menjalankan perintah Allah SWT dengan sungguh – sungguh maka permasalahan bangsa Indonesia yang tadi telah disampaikan oleh Komandan Kodim maka akan teratasi dengan sendirinya.  Untuk itu saya mengajak kepada semuanya agar aktifitas yang baik selama bulan romadhon ini tetap berlanjut ke bulan – bulan berikutnya walau sudah tidak bulan romadhon. Sehingga kita akan menjadi manusia yang muttaqin.
Reporter: Pendim 0707/wsb

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here