Mebahayakan Pengendara, Lubang di Jalan S Parman Ditambal

WONOSOBOZONE – Keluhan warga dan para pengguna jalan terkait banyaknya lubang di Jalan S Parman, Kota Wonosobo direspon cukup cepat oleh pihak berwenang. Rabu (30/11), sejumlah petugas dari Dinas Binamarga Jawa Tengah Wilayah Wonosobo, terlihat mulai mengerjakan perbaikan jalan berlubang tersebut. Puluhan lubang menganga yang beberapa waktu sebelumnya sempat menimbulkan kecelakaan pengguna jalan, ditutup aspal dan diperhalus kembali. Anton Setyono, penilik Jalan Nasional PPK 01 Bina Marga Jateng yang turut dalam pengerjaan perbaikan jalan S Parman, menjelaskan bahwa kewenangan atas perbaikan ruas tersebut memang ada pada Bina Marga Jawa Tengah Wilayah Wonosobo.

“Jadi untuk hari ini kami berupaya menambal lubang-lubang yang ada agar ke depan tak lagi menggangu arus lalu lintas dan kenyamanan berkendara para penggunanya,” terang Anton. Pihaknya juga mengaku telah melakukan analisa terkait munculnya lubang yang banyak dikeluhkan pengendara itu. Penyebab kerusakan jalan, terutama untuk yang menimbulkan lubang lantara aspal tergerus, dijelaskan Anton adalah karena usia jalan memang sudah tua. “Antara lain penyebabnya adalah usia sudah tua, rusaknya struktur, dan banyaknya kendaraan yang melintas dengan muatan di luar tonase yang ditentukan,” terangnya. Selain hal-hal tersebut, Anton jga mengakui adanya curah hujan yang turun akhir-akhir ini sangat lebat, di luar perkiraan. Intensitas hujan yang tinggi, disebut Anton menyebabkan aspal jalam mudah rusak dan pada akhirnya menimbulkan lubang.

Respon cepat pihak Bina Marga terhadap keluhan pengguna jalan, diapresiasi beberapa pengendara yang tengah melintas. Feri Setyawan (37), salah satu pegawai dari Kantor Tenaga Kerja dan Transmigrasi yang pada saat bersamaan tengah melintas mengaku adanya tanggapan cepat pada kerusakan jalan sangat membantu penggunanya. “Munculnya lubang tak hanya di area S Parman saja, karena sepanjang ruas dari Kota Wonosobo sampai Kertek, ada banyak sekali lubang, mulai dari yang diameternya kecil sampai yang cukup besar dan membahayakan,” ungkap Feri. Ia berharap pihak Bina Marga Jateng Wilayah Wonosobo juga secepatnya memperbaiki kerusakan jalan di ruas padat lalu lintas itu.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here