Mayat Tanpa Identitas di Pulosaren Ternyata Hidup Sebatang Kara


WONOSOBOZONE – Identitas mayat yang ditemukan di Sungai Kodil Desa Pulosaren Kecamatan Kepil pada senin sore (10 /10) akhirnya terungkap. Adalah Sarnoto Alias Bungkik (95 th), warga Dusun Kertosari Rt 02 Rw 03 Desa Pulosaren Kecamatan Kepil Kabupaten Wonosobo.

Hasil pemeriksaan di TKP oleh Polsek Kepil yang dipimpin Kapolsek Kepil AKP Surakhman, S.H menyatakan kondisi fisik korban tidak ditemukan hal- hal yang mencurigakan. Diduga korban tewas karena terpeleset saat menyeberangi jembatan bambu yang sudah lapuk sehingga terjatuh kedalam sungai.
Korban diketahui hidup sebatang kara tanpa istri maupun anak. Kehidupan sehari-harinya hanya bergantung pada tetangga sekitar. Untuk tempat tinggal, korban menumpang di rumah seorang tokoh masyarakat Desa Pulosaren bernama Habib Rohman. Menurut keterangan Habib Rohman, biasanya korban selalu mengikuti pengajian di manapun tempat yang diketahuinya.

“Hari itu (Senin) korban mengikuti pengajian di Dusun Munggang Desa Tanjunganom. Biasanya berangkat sehabis subuh dengan berjalan kaki,” terangnya.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Senin Sore warga Pulosaren dihebohkan dengan penemuan mayat tanpa identitas. Korban pertama ditemukan oleh Parnoto (45 th) yang sedang melintas di sekitar TKP. Parnoto kemudian melaporkan ke Kades Pulosaren, yang kemudian diteruskan ke Polsek Kepil. Evakuasi korban sendiri berlangsung cukup cepat. Tim Identifikasi dari Polsek Kepil dan Polres Wonosobo langsung melakukan olah TKP dan mengangkat korban dari sungai. Namum Petugas terkendala saat akan membawa jasad ke Dsn. Kertosari. Medan yang berat disertai dengan kondisi gelap serta berkabut, ditambah medan yang tidak bisa dilewati mobil, menjadikan Polisi dan Masyarakat berupaya keras untuk membawa jasad ke rumah Habib Rohman.

Butuh waktu hampir 2 jam untuk membawa jasad Sarnoto sampai ke rumah. Setelah dilakukan pemeriksaan oleh petugas medis, jasad sarnoto kemudian diserahkan kepada warga Dsn. Kertosari. Wargapun menyambut jasad Sarnoto untuk kemudian dimakamkan secara layak.

Sementara itu Kepala Desa Pulosaren Siswadi Sudiro mengungkapkan, tidak menaruh kecurigaan apapun terhadap kematian Sarnoto.

“Saya selaku pribadi maupun masyarakat Kertosari mengucapkan terima kasih kepada Polsek Kepil dan Warga Ropoh yang ikut mengevakuasi Korban. Bahkan selesai sampai malam. Jasad Sarnoto akan kami kebumikan seperti layaknya warga umum, “ kata Kades Pulosaren.

Source : tribratanewswonosobo.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here