Masih Banyak Produk Kuliner Tak Cantumkan Kandungan Gizi

WONOSOBOZONE – Pemerintah Kabupaten Wonosobo, melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) menggelar Pameran dan lomba Kreasi Inovasi (Krenova) Masyarakat. Tak kurang dari 56 peserta, menampilkan karya hasil kreatifitas mereka, mulai dari kreasi teknologi terkini, hasil budidaya pertanian, sampai industri makanan maupun minuman olahan. Ajang bertajuk Krenova Keren itu digelar di halaman Kantor Arsip dan Perpustakaan Daerah, mulai Sabtu (17/12), sampai sehari setelahnya.
Kepala Bappeda, One Andang Wardoyo menyebut digelarnya Krenova di penghujung Tahun 2016 tersebut sebagai upaya pihaknya membuka ruang bagi warga masyarakat Wonosobo untuk mengembangkan ide dan kreasi mereka. “Sebagai salah salah satu bentuk support dan dorongan kepada masyarakat, utamanya kalangan generasi muda agar semakin kreatif dan produktif,” terang Andang saat ditemui seusai acara pembukaan Krenova Keren 2016.
Melalui ajang tersebut, Andang juga mengakui ia ingin melihat produk – produk hasil karya anak-anak Muda Wonosobo mampu bersaing di pasar. “Lihat saja sekarang ini hampir semua produk di pasaran dikuasai asing, terutama Tiongkok, dan saya tidak ingin itu terjadi di Wonosobo,” tegasnya. Menurutnya, dengan kerja keras dan kerja cerdas generasi muda, Wonosobo juga bakal mampu tampil di kompetisi ketat beragam produk, mulai dari teknologi, pertanian, industri kuliner sampai peralatan rumah tangga. Siapa saja yang kreatif, ditegaskan Andang pasti bakal menuai sukses, sementara bagi yang tidak mampu menunjukkan karya, di era sekarang sudah pasti bakal terlibas jaman. Karena itulah, melalui ajang Krenova yang diikuti pula para wirausahawan di sektor industri makanan olahan tersebut, Andang mengaku pihaknya juga siap membimbing agar hasil produksi lebih layak untuk masuk ke pasar global.
“Jadi kami tidak hanya mendorong agar lebih semangat berkreasi dan berkarya, tapi juga memberikan ruang dan mendampingi, bahkan kelak sampai pada fasilitasi dan membantu dalam akses permodalan,” tegasnya. Salah satu contoh yang akan diupayakan setelah krenova, menurut Andang adalah mengarahkan para pelaku usaha makanan olahan untuk memperbaiki kemasan. “Ini masih ada beberapa produk makanan olahan yang dalam kemasannya belum mencantumkan kandungan gizi, maka kami bantu agar ke depan lebih baik dan bisa diterima pasar,” bebernya.
Keinginan yang sama juga ditegaskan Sekretaris Daerah, Eko Sutrisno Wibowo, yang dalam kesempatan tersebut didaulat membuka gelar Krenova Keren. Menurut Sekda, upaya Pemkab untuk mewadahi kreatifitas dan inovasi masyarakat akan terus ditingkatkan. “Krenova ini salah satunya, yang bagi Pemerintah Daerah maupun warga masyarakat jelas memberikan manfaat sangat positif,” ungkap Sekda. Berbagai produk yang dihasilkan dan ditemukan, baik itu di sektor teknologi terapan, industri rumah tangga maupun sektor kuliner diharapkannya terus berkembang. “SKPD terkait sampai ke lingkup Kecamatan, juga saya harapkan untuk terus mendampingi dan memfasilitasi hasil-hasil kreasi masyarakat ini, agar ke depan semakin berkembang baik, dan mampu menggerakkan sektor ekonomi serta meningkatkan kesejahteraan,” pungkasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here