Maknai Ayo Kerja, Aparatur Negara Diminta Benahi Pelayanan Publik


WONOSOBOZONE – Ayo Kerja menjadi tema utama peringatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan ke-70 Republik Indonesia. Di balik tema tersebut, jelas ajakan bagi setiap warga Negara untuk menyingsingkan lengan baju, melangkah maju dan menatap  masa depan dengan optimisme tinggi demi membawa Indonesia menjadi bangsa besar, makmur, serta sejahtera masyarakatnya.
Namun di balik tema singkat sarat makna itu pula, terkandung ajakan jelas dan tegas, bahwa Pemerintah menginginkan semua pihak, termasuk aparatur sipil Negara (ASN) untuk bersedia bekerja lebih keras. Ajakan untuk bekerja keras tersebut diungkapkan secara jelas oleh Sekretaris Daerah, Drs Eko Sutrisno Wibowo MM ketika membacakan sambutan selaku pembina Upacara Bendera, peringatan HUT Ke-70 RI dan Peringatan HUT Ke-65 Provinsi Jawa Tengah, di halaman Pendopo Kabupaten, Senin (17/8).
Dalam upacara yang diikuti jajaran aparatur sipil Negara di lingkup Pemkab Wonosobo tersebut, Sekda mengutip ajakan proklamator sekaligus Presiden pertama RI, Ir Sukarno yang begitu populer, yaitu ‘Holopis Kuntul Baris’. “Pesan Bung Karno tersebut memiliki arti bahwa kita harus kompak menjaga barisan dalam mengawal pembangunan, Saieyeg saekapraya, sumangga bebarengan mrantasi gawe”, tegas Sekda. Untuk para PNS di Kabupaten Wonosobo, Eko juga meminta agar momentum HUT Ke-70 RI sekaligus menjadi tonggak untuk bersama-sama memantapkan kebersamaan dan meneguhkan kegotong royongan, demi mewujudkan masyarakat yang lebih sejahtera dan berdikari.
“Sebagaimana pesan Gubernur Jawa Tengah, kita semua selayaknya mengupayakan secara optimal terwujudnya  harapan rakyat, dengan menjadi pelopor birokrasi pelayan yang baik”, lanjut Sekda. Meski ada banyak prestasi dan keberhasilan yang telah dicapai selama ini, Sekda menilai upaya untuk merealisasikan berbagai harapan masyarakat masih harus terus dilakukan.
“Pembenahan sarana dan prasarana seperti infrastruktur, demi memudahkan masyarakat untuk beraktivitas dan meningkatkan laju perekonomian jangan sampai berhenti, demikian pula dengan langkah-langkah strategis dalam menekan angka kemiskinan dan pengangguran, serta  menihilkan angka kematian ibu dan bayi menjadi pekerjaan rumah besar yang mesti dituntaskan”, pungkas Sekda menutup sambutan.
Source : wonosobokab.go.id

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here