Longsor Di Desa Besani Leksono Tewaskan Satu Anak, BNPB Imbau Masyarakat Waspada

WONOSOBOZONE – Bencana tanah longsor yang terjadi di Desa Besani, Kecamatan Leksono, Sabtu sore (26/11) menyebabkan seorang anak berusia 7 Tahun, bernama Ahmad Ubadillah Ghifari meninggal dunia. Kepala pelaksana Harian (Kalakhar) BPBD Kabupaten Wonosobo, Prayitno menerangkan kronologis kejadian longsor tersebut diawali hujan yang turun terus menerus beberapa hari terakhir. Meningkatnya debit air yang disebabkan hujan lebat di kawasan tersebut, menurut Prayitno tidak diimbangi dengan drainase memadai.
“Drainase kurang berfungsi dengan baik, sehingga air terjebak di atas permukiman yang berupa lereng rawan longsor,” jelas Prayit, Minggu (27/11). Kronologis kejadian, dijelaskan Prayitno diawali oleh hujan yang turun terus menerus dan dalam intensitas tinggi beberapa hari terakhir. Longsor di  Dusun Besani, Desa Besani RT.06/01 yang menimpa rumah Muchsin (35), dikatakan Prayitno terjadi pada sekitar pukul 17. 00 WIB.
Atas terjadinya musibah itu, tim tanggap bencana BPBD diakui nya langsung meluncur ke lokasi. “Bantuan sudah kami serahkan berupa beras, makanan tambahan, selimut, tikar dan alat dapur,” tuturnya. Sementara, untuk tindakan rehabilitasi dan rekonstruksi, Prayitno menjelaskan tim telah memasang isian tanah ke kantong bagor sejumlah 200 buah di area terdampak. “Kerja bakti pembersihan rumah  sedangkan rumah kerja bakti pembersihan ditunda karena masih berbahaya,” tandasnya.
Menanggapi musibah longsor di Besani, Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB RI, Sutopo Purwo Nugroho berharap agar masyarakat lebih meningkatkan kewaspadaan. “Meningkatnya curah hujan telah menimbulkan banjir dan longsor dibeberapa tempat di seluruh Indonesia,” terang Sutopo. Menurutnya, musibah yang juga menelan kerugian material mencapai 35 Juta Rupiah itu tak lepas dari faktor cuaca dan intensitas hujan yang meningkat akhir-akhir ini. BMKG, dikatakan Sutopo memprediksi curah hujan akan terus berlangsung hingga Maret 2017 dan puncak hujan pada akhir Januari hingga awal Februari 2017 mendatang. “Meningkatnya curah hujan juga bakal akan meningkatkan potensi banjir, longsor dan puting beliung,” pungkasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here