Lari Wisata 9K Ramaikan Lubang Sewu Wadaslintang

WONOSOBOZONE – Sedikitnya 1000 peserta dari berbagai daerah yang ada di Indonesia turut meramaikan lomba lari wisata 9K yang diselenggarakan di wisata Lubang Sewu, Wonosobo, Sabtu (7/10) oleh Kodim 0707/Wonosobo dengan menggandeng Pemkab Wonosobo. Wisata yang terletak di Desa Erorejo, Kec. Wadaslintang, Kab. Wonosobo itu mendadak menjadi ramai pengunjung, meski sempat sepi pada tahun sebelumnya lantaran terendam air waduk. Dari empat kategori yang ada, yakni umum putra, umum putri dan pelajar putra serta pelajar putri, masing-masing memperebutkan total hadiah senilai Rp 50 juta. Ketua Panitia, Yuniarti mengatakan pagelaran tersebut ditujukan untuk menggelorakan olahraga khususnya di Wonosobo, baik untuk warga umum maupun pelajar. “Sebelumnya kami juga pernah menyelenggarakan lari 10K pada tahun 2008. Namun gelaran kali ini berbeda. Di lari wisata 9K ini, para pelari bisa menikmati pemandangan alam nan indah yang ada di Wadaslintang ketika berlari,” ungkap Yuniarti yang juga berprofesi sebagai guru olahraga di salah satu SMA Wonosobo..
Wanita yang akrab disapa Yun itu menjamin bahwa peserta akan mendapatkan pengalaman baru di perhelatan Lomba Lari Wisata 9K Lubang Sewu 2017.  Yun mengaku pihaknya telah merancang jalur yang tak dapat dilupakan oleh para peserta, baik dari segi view maupun segi tantangannya. “Kami menyiapkan jalur dengan pemandangan sip yang ada di Wonosobo bagian selatan. Dengan harapan agar dapat memikat para peserta di samping kontur jalan perbukitan dan hamparan sawah yang mereka lalui. Mereka bakal terhipnotis disini,” bebernya.

.
Upaya meramaikan tempat wisata Lubang Sewu atau Grand Canyon nya Wonosobo juga dibenarkan oleh Bupati Wonosobo, Eko Purnomo yang hadir membuka acara. Menurut Bupati, Lari Wisata 9K juga ia tujukan sebagai bentuk pengalihan jumlah kunjungan pariwisata yang ada di Dieng. Mengingat Dieng setiap kali membludak jumlah kunjungannya membuat jalur menjadi padat, bahkan sempat beberapa kali terjadi kemacetan. Oleh karena itu, sebut Eko, wilayah Wonosobo bagian selatan yang juga memiliki destinasi wisata menjanjikan diyakininya menjadi potensi kunjungan. Diantaranya wisata waduk Wadaslintang, Lubang Sewu, Air Terjun Kedung Pane, dan wisata Gethek (perahu). 

.

“Yang dilombakan ini jaraknya 9 kilometer. Panitia menceritakan kalau startnya dari pintu masuk waduk Wadaslintang dan finishnya di Lubang Sewu yang berada di tepian waduk ini. Nah, pagelaran ini dijadikan momentum untuk mengabarkan pada dunia bahwa Wonosobo itu, selain Dieng juga memiliki destinasi wisata lain yang wajib dikunjungi,” tandas Bupati..
Sementara menurut Ranto yang meraih juara 1 Lari Wisata 9K, perlombaan lari jarak jauh seperti marathon yang menyuguhkan keindahan alam tersebut menjadi sensasi tersendiri bagi para atlet yang terlibat. Ranto mengaku pihaknya baru kali pertama mengikuti lomba lari dengan view waduk dan bukit itu. “Semoga lomba lari ini dapat di gelar secara rutin. Agar nantinya menjadi ikon festival tersendiri dari Wonosobo,” pungkasya. (Ard)

BACA JUGA:  Jelang Lebaran, tebus perhiasan dominasi transaksi di Pegadaian

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here