Langgar Jam Malam, Puluhan Tempat Usaha dan Hiburan Malam Ditertibkan

WONOSOBOZONE.COM – Tim gabungan yang terdiri personel Satpol PP bersama unsur TNI-Polri, menggelar razia dalam rangka penegakan pemberlakuan aturan jam malam untuk menekan potensi penyebaran virus corona di Kabupaten Wonosobo.

Aturan yang tertuang dalam Surat Edaran Bupati Wonosobo Nomor 443.2/093 tentang pemberlakuan jam malam masyarakat Dalam Masa Pandemi COVID 19 tersebut ternyata masih belum sepenuhnya ditaati, khususnya oleh para pelaku usaha di kawasan Kota. Hal itu terlihat pada Sabtu malam hingga Minggu dinihari (31/5/2020), tim gabungan masih menemukan sejumlah tempat hiburan malam dan puluhan pedagang kaki lima yang membuka usahanya.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja, melalui Kepala Bidang Penegakan Perda, Hermawan Animoro ketika dikonfirmasi melalui sambungan telpon, pada Minggu (31/5) membenarkan perihal temuan tersebut. Menurut Hermawan, operasi penertiban yang digelar di seputar Kota Wonosobo, dan melibatkan tak kurang daei 37 personel tersebut terpaksa menindak para pelanggar jam malam.

Sasaran penertiban adalah  PKL, toko, dan tempat hiburan yang hingga batas izin operasional, yaitu pukul 20.00 WIB belum menutup usaha mereka,” terangnya.

Dari pantauan langsung di lapangan, pria yang akrab disapa Aan itu mengakui sebagian besar tempat usaha sudah sadar dan tutup sesuai aturan. Namun demikian, sejumlah pedagang kaki lima yang biasa membuka lapaknya di kawasan jalan A Yani, Jalan Diponegoro sampai Jalan Abdurrahman Wahid diketahui masih tetap buka.

Ada beberapa kafe yang masih buka di kawasan Sudagaran, atau Jalan Veteran serta di Jalan Kyai Muntang, dan 1 tempat hiburan malam di Jl T Jogonegoro juga masih buka,” bebernya.

Kepada para pelaku usaha yang masih beroperasi di luar ketentuan tersebut, Tim Gabungan ditegaskan Aan langsung mengambil tindakan dengan melakukan pendataan dan penutupan.

BACA JUGA:  KPM UNSIQ Wonosobo 2015 Di Desa Si Gedang

Sejumlah pemandu karaoke yang masih berada di lokasi usaha hiburan malam, disebut Aan juga langsung diberikan pembinaan agar kedepan tak lagi melanggar batas jam malam yang diberlakukan pemerintah Kabupaten demi mencegah meluasnya penularan COVID19. (ard)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.