LAHAN RELOKASI KORBAN LONGSOR DI DESA BANTAR BANJARNEGARA TERTIMPA LONGSOR

BANJARNEGARA – Cuaca buruk dan curah hujan tinggi terus mengakibatkan bencana di sejumlah wilayah di Banjarnegara.

Pergerakan tanah bahkan berdampak pada lahan di Desa Bantar Kecamatan Wanayasa yang disiapkan untuk relokasi rumah para korban longsor, awal 2018 lalu.

Kepala Desa Bantar Kecamatan Wanayasa Eko Purwanto mengatakan, hujan lebat mengakibatkan tebing di bagian barat lahan relokasi mengalami pergerakan. Reruntuhan material longsor menimbun lahan relokasi di bawahnya dengan ketebalan 2 hingga 3 meter.

“Itu yang kena yang ujung barat, di bawah tebing. Akibat bencana itu, sebagian lahan yang disiapkan untuk relokasi 4 unit rumah tertutup material longsor,” katanya, Senin (18/2/2019).

Menurut dia, longsor terjadi lantaran tebingdi atas lahan relokasi itu belum dikuatkan dengan pembangunan talut pengaman. Dia berharap pemerintah segera memikirkan pembangunan infrastruktur pendukung semisal talut dan drainase untuk mencegah terjadinya pergerakan.

“Itu kan karena belum dibangun talut, nanti kalau sudah dibangun talut relatif aman,” imbuhnya.

Lahan itu disiapkan oleh pemerintah bagi 51 keluarga korban longsor pada tahun lalu, tentang hunian baru yang lebih layak dari pengungsian. Tetapi, belum sampai didirikan hunian untuk para korban, sebagian lahan relokasi lebih dulu tertimpa longsor.

Untungnya, belum ada bangunan yang didirikan di lahan itu, sehingga dampak kerugian tak signifikan. Volume timbunan longsor, menurut Eko, cukup banyak. Pembersihan dengan cara manual atau tenaga manusia dengan demikian sulit dilakukan.

Pemerintah berencana memindahkan lahan relokasi yang terdampak longsor ke lahan baru yang lebih aman. Lahan yang sedianya dipakai untuk relokasi 4 rumah itu akan ditutup karena berisiko terkena longsor.

Meskipun, pemindahan ini akan sedikit mengubah desain lokasi pembangunan hunian relokasi untuk korban longsor.

“Yang kena longsor nanti akan dipindah, di luar yang terdampak, lahan relokasi sebagian besar masih aman dari ancaman pergerakan,” jelas Eko.

BACA JUGA:  Kenakan Pita Merah Putih Di Kepala, Peserta Berbaur Tanpa Melihat Agama dan Golongan

Artikel ini dikutip dari tribunnews.com dengan judul “Longsir Tertimpa Lahan Relokasi Korban Longsor di Desa Bantar Wanayasa Banjarnegara” Penulis Khoirul M, link
http://jateng.tribunnews.com/2019/02/18/longsor-timpa-lahan-relokasi-korban-longsor-di-desa-bantar-wanayasa-banjarnegara?page=2

KPUD Wonosobo

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.