Lagi!! Seorang Lansia Kepil Tewas Terpeleset

Polisi bersama warga mengevakuasi korban

WONOSOBOZONE – Seorang pria renta, Sumardi, 95 tahun, warga Dsn. Mendek Desa Pulosaren Kecamatan Kepil ditemukan tewas di dalam selokan Dsn. Krajan Desa Ropoh. Korban pertama ditemukan oleh Dua orang perempuan yang sedang melintas, Warinah dan Suratmi, keduanya warga Desa Warangan Kecamatan Kepil, pada Kamis (22/12) pukul 14.00 Wib.

Kapolsek Kepil AKP Surakhman menuturkan kronologi kejadiannya adalah saat Warinah dan Suratmi melintas di pinggir selokan Dsn. Krajan Desa Ropoh. Mereka melihat korban yang juga sedang berjalan dipinggir selokan tiba-tiba terpeleset dan jatuh ke dalam selokan. “Kedua saksi melihat korban jatuh ke dalam selokan yang merupakan saluran irigasi dengan lebar 1 meter dan kedalaman 2 meter yang terairi air cukup deras,” kata AKP Surakhman.

“Keduanya kemudian berteriak minta tolong kepada warga sekitar yang kemudian menolong korban. Namun sayang, saat berhasil diangkat korban telah meninggal,” lanjutnya.

Petugas Polsek Kepil Polres Wonosobo bersama Tim Medis yang datang tak lama kemudian langsung melakukan olah TKP dan mengumpulkan keterangan saksi. Setelah diyakini tidak ada unsur kekerasan, polisi kemudian mengevakuasi korban dan menyerahkan kepada pihak keluarga. “Karena dari hasil pemeriksaan medis tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan, ditambah keterangan dari saksi, maka jenazah korban langsung kami serahkan kepada keluarga untuk dilakukan pemakaman,” terang AKP Surakhman.

“Menurut keterangan keluarga korban, pada waktu kejadian korban pulang dari menghadiri pengajian. Biasanya korban memang lewat lokasi tersebut. Mungkin karena lelah ditambah kondisi beton irigasi yang licin sehingga korban jatuh terpeleset,” tambahnya.

Kejadian meninggalnya pria renta di saluran air merupakan kali kedua di wilayah Desa Ropoh Kecamatan Kepil. Sebelumnya pada Bulan Nopember 2016 kemarin, seorang warga Pulosaren Kepil berusia 80 tahun juga ditemukan tewas karena terpeleset di aliran sungai di wilayah Ropoh Kepil. Kronologinya juga sama persis yaitu sepulang pengajian dan terpeleset sehingga jatuh dan meninggal dunia.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here