Kunjungi Wonosobo, Jokowi Shalat Trawih Bersama Ribuan Santri


WONOSOBOZONE – Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo melaksanakan shalat tarawih bersama ribuan santri pondok Pesantren Tahfidzul Qur’an (PPTQ) Al-Ash’ariyah yang berada di Kelurahan Kalibeber, Kec. Mojotengah, Kab, Wonosobo, Propinsi Jawa Tengah, Jum’at (16/6) malam. Mengenakan kemeja putih dibalut jas hitam dan sarung berwarna kecokelatan, Pria yang terkenal dengan nama Jokowi tersebut tiba di pesantren yang saat ini dikelola oleh ahli waris periode ke-5, Abdurrahman Faqih Muntaha. Selain ribuan santri, ratusan warga yang berasal dari hampir seluruh penjuru Wonosobo juga turut bergabung dalam sholat tarawih tersebut. Bahkan halaman dan jalan utama Kelurahan Kalibeber penuh sesak karena dipadati jamaah. Usai sholat tarawih, Jokowi memberikan apresiasi kepada masyarakat yang hadir atas antusias dan sambutan hangat terhadap kehadirannya di PPTQ yang didirikan oleh Kyai Muntaha. “Saya mengucapkan terima kasih pada malam hari ini atas penerimaan yang sangat ramah sehingga saya bisa bersama-sama shalat berjamaah mulai dari shalat Isya, Tarawih, dan Witir yang sudah kita selesaikan bersama-sama. Alhamdulillah,” ujarnya.

Selain itu, Jokowi juga memberikan penjelasan kepada jamaah tentang pentingnya menjaga silaturahim dan persaudaraan baik dengan sesame muslim maupun dengan umat lain. “Demi menciptakan Indonesia yang damai, sekali lagi marilah jaga persatuan kita, ukhuwah islamiyah kita di antara umat muslim. Jangan sampai di antara kita sendiri saling menjelekkan, mencemooh, menyalahkan, saling memfitnah,” tegas Jokowi. Presiden menambahkan, keberagaman suku agama dan ras yang ada di Indonesia merupakan kekayaan yang diberikan Allah SWT untuk dijaga. Dengan persatuan, lanjutnya, diharapkan dapat membangun Indonesia dan mampu bersaing dengan negara lain di era kompetisi ke depan. “Sebagai saudara sebangsa, tanah air harus kita jaga dan saya sangat mengapresiasi sekali apa yang telah dilakukan oleh para ulama sepuh, para ulama dari Pondok Pesantren Al-Ash’ariyah untuk mempererat saudara kita dalam bingkai NKRI,” jelas Presiden.

BACA JUGA:  Senengnya dapat THR dari Jokowi

Terkait bulan puasa, Jokowi menghimbau kepada warga untuk tidak mengurangi intensitas dari aktifitas rutin. Karena menurutnya, bulan Ramadhan harus dijadikan momentum untuk mengaktualisasikan diri dan meraih pahala sebesar-besarnya dengan aktifitas yang positif. “Seperti Anda semua, kegiatan saya tetap melakukan aktifitas seperti biasa. Sedangkan tujuan saya selain silaturohim, saya berencana menyerahkan Kartu Indonesia Pintar kepada ribuan siswa, dan paket kebutuhan pokok kepada warga kurang mampu,” bebernya.

Sambutan santri dan masyarakat sekitar kepada Jokowi begitu meriah. Banyak di antara mereka yang berebut jabat tangan dan mengabadikan momen dengan kamera telepon genggam. Salah satu warga asal Kec. Watumalang yang hadir dalam sholat tarawih tersebut, Hafid (27) mengungkapkan kekagumannya terhadap Jokowi yang menyempatkan tarawih bersama di Wonosobo. Menurutnya, baru pertama kali pihaknya bisa melihat langsung presiden yang suka blusukan seperti Jokowi. “Bisa berjabat tangan dan berbagi gambar dalam satu frame kamera di HP menjadikan kebanggaan tersendiri buat saya. Karena baru kali ini saya bisa bertatap muka langsung dengan orang nomor satu se-Indonesia. Kalau bukan karena beliau yang suka blusukan, mungkin kebahagiaan saya seperti ini sulit didapat,” pungkasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.