KPU tingkatkan kesadaran hak pilih

WONOSOBOZONE – Pemilih merupakan elemen penting dalam sistem demokrasi dan merupakan fondasi praktik demokrasi perwakilan. Oleh sebab itu partisipasi masyarakat dalam pemilu perlu ditingkatkan.
Dan demi mensukseskan hal tersebut, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Wonosobo akan bekerja keras sehingga peningkatan itu akan menjadi wujud dari meningkatnya kesadaran berpolitik di Wonosobo.
“Tingkat partisipasi dalam pemilihan legislatif 2014, yang ada diangka 75,69 %, kita upayakan bisa meningkat sekitar 2 %, ucap Ketua KPU Wonosobo Ngarifin Sidiq didampingi komisioner Zenal Ahmad dan Nurul Mubin dalam acara press release hasil penelitian partisipasi masyarakat dalam Pemilu 2014 di rumah makan Pawon Ndeso, Rabu (30/9).
Ngarifin menyebut bahwa beberapa faktor yang mempengaruhi keinginan masyarakat untuk menggunakan hak pilihnya bisa diketahui dari beberapa faktor , seperti pendidikan, sosial ekonomi, maupun upaya sosialisasi oleh KPU sendiri.
Ketua KPU juga menuturkan bahwa ada 4 jenis pola perilaku pemilih, yaitu pemilih rasional, pemilih kritis, pemilih tradisional, dan pemilih skeptis.
“Pemilih rasional dan pemilih kritis cenderung memiliki perhatian tinggi terhadap program kerja kontestan pemilu. sementara pemilih tradisional memperhatikan unsur kedekatan sosial budaya, nilai, asal-usul kontestan, hingga agama”, lanjut Ngarifin.
Sementara, untuk jenis perilaku skpetis yang menghinggapi pemilih, dikatakan Ngarifin perlu dilakukan upaya sosialisasi lebih masif oleh KPU bersama pihak-pihak terkait lainnya.
“Pemilih skeptis ini disimpulkan tidak memiliki orientasi baik kepad ideologi atau sistem nilai dan program kerja yang ditawarkan kontestan, karena mereka menilai gelaran Pemilihan Kepala Daerah maupun Pileg tidak akan merubah keadaan”, jelas Ngarifin.
Demi meningkatkan partisipasi pemilih itulah, dalam waktu dekat pihak KPU dikatakan Ngarifin akan menggelar sosialisasi melalui berbagai media.
“Selain melalui pemasangan alat peraga pemilu, kita juga akan menggandeng relawan demokrasi hingga tokoh-tokoh masyarakat untuk bergerak menyuarakan pentingnya penggunaan hak pilih”, tandasnya.
Salah satu bentuk sosialisasi yang dinilai strategis, disebutkan Ngarifin adalah pemasangan stiker berisi keempat Pasangan Calon (Paslon) peserta Pilkada di setiap rumah se-Kabupaten Wonsobo.
source : wonosobokab.go.id

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here