KPK HIBAHKAN ASET SITAAN KEPADA PEMKAB BANJARNEGARA

BANJARNEGARA – Pemerintah Kabupaten Banjarnegara akan menerima aset hasil penyitaan KPK. Aset berupa tanah, bangunan dan mesin akan dihibahkan, selasa mendatang (18/12/208).

Pada April 2016 silam kasus korupsi yang melibatkan tersangka Amran Hi Mustary, Lembaga anti rasuah-pungli KPK menyita aset berupa tanah, bangunan dan mesin AMP. Lantaran kasusnya sudah berkekuatan hukum tetap, Aset sitaan ini akan dihibahkan ke pemkab Banjarnegara.

Dikutip dari radarbanyumas.com, Bupati Banjarnegara Budhi Sarwono mengatakan aset yang akan dihibahkan ini berupa peralatan dan mesin Asphalt Mixing Plant (AMP). Dia menyebut taksiran nilai aset ini sekitar Rp 2.101.862.000. “Itu taksirannya,” jelasnya.

Atas dasar saran dari Deputi Bidang Penindakan KPK, agar Pemkab mengirim surat ke Setneg. Isinya permohonan biaya untuk normalisasi peralatan dan mesin AMP. Sehingga alat dan mesin yang ada bisa dioperasikan kembali. Disebabkan aset berupa peralatan dan mesin AMP sitaan sudah cukup lama, menjadikan sudah tidak bisa dioperasikan.

Budhi berencana membentuk BUMD untuk mengelola AMP atau pabrik aspal tersebut. “AMP ini adalah pabrik pembuatan aspal hot mix. Banjarnegara masih sangat membutuhkannya,” kata dia.

Harapannya, BUMD yang rencananya akan dibentuk, bisa mengoperasikan pabrik secara profesional. Sehingga bisa mendatangkan manfaat yang besar. Baik secara ekonomi, maupun untuk mendukung pembangunan infrastruktur yang kini tengah digalakkan pemkab.

Artikel ini dikutip dari radarbanyumas.com dengan judul “Aset Sitaan KPK Akan Dikelola BUMD” yang ditulis oleh (drn) dengan link  https://radarbanyumas.co.id/aset-sitaan-kpk-akan-dikelola-bumd/

BACA JUGA:  Stok Blanko E KTP Di Kantor Admindukcapil Wonosobo Habis
KPUD Wonosobo

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.