Korsleting Listrik, Rumah Warga Terbakar

TEMANGGUNGZONE – Sebuah rumah milik Sukarto yang beralamat di Kruwisan RT 02 RW 02 Kecamatan Kledung terbakar pada, Selasa (6/11) pagi sekira pukul 09.30.

Dari info yang didapat dari Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Temanggung, penyebab kebakaran diduga karena konsleting listrik. Tak ada korban jiwa dalam peristiwa itu, namun kerugian yang dialami Sukarto ditaksir mencapai kisaran 300 juta. Mendapati laporan dari warga, Damkar Kabupaten Temanggung langsung merespon untuk menindaklanjuti dengan menerjunkan anggota dilapangan sebanyak 15 Personil beserta 5 Unit armada damkar meliputi 2 Mobil Pemadam dari Kantor Induk, 1 Mobil water supply dari Kantor Induk, 1 Mobil Pemadam dari Pos Jaga Candiroto, dan 1 Mobil Water Supply dari Pos Jaga Candiroto.

Jalan menuju lokasi yang sempit ditambah banyaknya masyarakat yang ingin melihat dan beberapa motor warga yang diparkir dipinggir jalan, dikatakan Awam salah satu petugas pemadam membuat mobil damkar sulit untuk lewat. “Udah jalan sempit banyak yang nonton terus motor pada parkir di pinggir jalan masuk lokasi, menjadi kendala saat evakuasi tadi, terang Awan. Meskipun begitu, bersama warga dan relawan, tim pasukan merah berhasil memadamkan api pada pukul 11.44 WIB.

Khamim selaku anggota Damkar senior mengatakan, pihaknya selalu menghimbau kepada masyarakat agar selalu melakukan antisipasi serta kewaspadaan setiap waktu terhadap bahaya kebakaran. Meski memasuki musim hujan, dijelaskan Khamim, resiko kebakaran selalu mengintai.

“Seperti musibah lain, kebakaran itu juga tak mengenal waktu maka masyarakat harus selalu waspada,” ucap Khamim. Ia menambahkan, di wilayah Temanggung sendiri, angka kebakaran pada tahun 2018 sudah ada 60 kali peristiwa kebakaran.

Oleh sebab itu, setiap warga masyarakat harus selalu waspada dan bijak dalam upaya untuk mengantisipasi bahaya kebakaran. Selain itu, masyarakat pun juga diminta untuk melakukan gerak cepat dengan segera melapor bila terjadi Kebakaran. “Untuk melapor bisa langsung ke Damkar Temanggung atau telfon di (0293) 4901790 atau bisa juga di Pos Jaga Damkar Candiroto (0293) 5921465,” terang Khamim.

BACA JUGA:  Kwalitas Kopi Temanggung Diakui Dunia Internasional

Meski dilabeli sebagai ‘penakluk api’, lanjut Khamim, tim pemadam kebakaran juga memiliki banyak pekerjaan atau tugas yang tak hanya berhubungan dengan api saja. “Petugas pemadam kebakaran juga memiliki fungsi lain selain memadamkan api seperti melakukan penyelamatan, evakuasi, dan pertolongan terhadap bencana alam,” kata Khamim.

Khamim menambahkan, petugas pemadam kebakaran juga bisa dipanggil bila ada bencana longsor, angin puting beliung, pohon tumbang, dan lain-lain. Bahkan tak hanya bencana saja, petugas pemadam kebakaran juga bisa dipanggil bila ada hewan berbahaya, misalnya ada sarang lebah di rumah warga atau ada ular berbisa dan hewan berbahaya lainnya.

Namun, sambung Khamim, perlu diperhatikan kepada masyarakat, bahwa dalam melapor diharapkan memberikan informasi yang jelas dan akurat bila melapor dari suatu kejadian agar pemadam kebakaran tidak telat datang. “Terkadang beberapa masyarakat kurang akurat dalam memberitahu lokasi TKP, hal ini bisa menghambat datangnya petugas ke TKP,” tutup Khamim. Sementara itu, info dari BPBD Temanggung, akibat peristiwa tersebut membuat 9 jiwa menggunsi. Pihak BPBD pun mendatangi korban untuk memberikan bantuan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here