Koramil 13 Leksono Panen Raya

WONOSOBOZONE – Koramil 13 Leksono bekerja sama dengan Badan Dinas Petanian melaksanakan panen raya dengan jenis padi Ciherang bertempat di Desa Bangon Sojokerto Leksono dengan luas tanah 2,5 Ha dan diprediksi hasil padi 8,21 ton/Ha.
Panen raya dihadiri komandan kodim 0707/Wonosobo Letkol Inf Agus Muchlis Latif, S.Ip, Muspika Kecamatan Leksono, Dinas Pertanian Wonosobo, PPL Kecamatan Leksono. Kegiatan panen ini merupakan bentuk pelaksanaan dari MOU Presiden RI  dengan Panglima TNI dalam rangka mendukung pelaksanaan swasemda beras.
Panen kali ini mendapatkan hasil yang melimpah berkat menggunakan sistem terpadu.  Sehingga bisa mendapatkan hasil 8,21 ton/Ha, sedangkan jika menggunakan sistem yang biasa dipakai oleh para petani saat ini hanya bisa mencapai 5 – 6 ton/Ha.  Sistem terpadu dimulai  penyiapan lahan yang baik, pemilihan benih yang unggul dan ditanam pada usia dini yaitu sekitar umur 15 hari. Satu biji untuk satu tanam sehingga hemat di bibit untuk 1 Ha cukup 10 Kg. sistem pemupukan  dan penyiangan yang tepat serta panen tepat waktu. Demikian yang disampaikan Serma Rohmat Bati Tuud Koramil 13 Leksono.
TNI tidak hanya bisa perang saja akan tetapi dimasa damai seperti ini bisa memberi manfaat kepada daerah binaannya. Hal ini dilaksanakan oleh serma Rohmat. Beliau mempraktekan langsung cara bertani yang tepat sambil didampingi petugas PPL Kecamatan Leksono sehingga bisa menghasilkan padi maksimal.  Ini menjadi percontohan masyarakat sekitar,  bahwa TNI harus serba bisa sesuai dengan masyarakat binaannya.
Pada kesempatan kali ini pelaksanaan panen padi menggunakan mesin HARVESTER yaitu mesin pemotong padi sekaligus merontokkannya,  sehingga padi yang didapat sudah dalam bentuk gabah.  Keunggulan alat ini adalah tingkat kehilangan padi hanya sekitar 1 %.  Sedang bila menggunakan system yang selama ini digunakan adalah system gepyok itu tingkat kehilangan padi sekitar 10 – 20 %. Untuk 1 Ha hanya membutuhkan  2 orang sudah cukup dengan durasi waktu 6 – 6,5 jam/Ha.
Setelah panen dilaksanakan dilanjutkan dengan acara ramah tamah dan tasyakuran bertempat dilapangan Desa Sojokerto.  Pada kesempatan itu Komandan Kodim Letkol Inf Agus Muchlis latif menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan intruksi dari pimpinan atas sebegai bentuk hasil kesepakatan bersama antara Presiden dengan panglima TNI.  TNI selalu siap sedia membantu akan kesulitan masyarakat salah satunya adalah berupaya meningkatkan kesejahteraan para petani.  Diharapkan para petani bisa makmur, karena Indonesia merupakan Negara yang subur, air melimpah, iklim yang selalu mendukung.  Tinggal diperlukan penerapan tehnologi yang tepat guna.  Dan dengan kelibatan TNI target kabupaten Wonosobo untuk tahun 2015 hasil produksi sekitar 160.000 ton gabah bisa tercapai.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here