Kontingen MAPSI Wonosobo Optimis Bisa Berprestasi di Tingkat Provinsi

Para peserta lomba MAPSI siap berprestasti tinggi

WONOSOBOZONE – Kontingen Lomba Mata
Pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Seni Islam (MAPSI)
SD/MI Wonosobo optimis bisa berprestasi dan meraih juara di tingkat Provinsi
Jawa Tengah, hal ini diungkapkan Asisten Pembangunan Setda, Amin Suradi, saat
melepas kontingen, Jum’at, 13 November di Pendopo Kabupaten.
Menurut Amin, optimisme ini
muncul dari kesiapan yang dilakukan 14 guru pendamping dan pembina dalam
membina 24 pelajar yang akan berlomba dalam ajang Lomba MAPSI SD/MI tingkat
Provinsi Jawa Tengah, yang akan digelar 13-15 November di Asrama Haji Donohudan
Solo.
Selama hampir sebulan, atau
setelah gelaran lomba MAPSI SD/MI tingkat Kabupaten pada 3 Oktober kemarin,
mereka langsung mengadakan pemusatan latihan kepada para siswa. Meskipun
pemusatan tersebut tersebar di beberapa sekolah yang siswanya ikut dalam lomba,
namun karena adanya monitoring yang dilakukan secara terpadu, aktivitas dan
perkembangan siswa yang akat ikut lomba bisa terpantau.
Dari hal tersebut, pihaknya
merasa yakin, tahun ini kontingen Wonosobo bisa berbicara banyak dalam ajang yang
difokuskan pada pengenalan nilai-nilai Agama Islam pada siswa agar meningkat akhlakul
karimahnya, punya budi pekerti luhur dan menumbuhkembangkan bakat kreatifitas
siswa serta memupuk rasa cinta terhadap seni Islami.
Amin juga berpesan pada
para pelajar agar menjaga kondisi dengan baik, jangan sampai drop karena
perubahan iklim, sebab tempat lomba kali ini punya iklim yang berbeda dengan
Wonosobo. Jika Wonosobo dingin, maka Solo agak panas, sehingga kondisi tubuh
yang fit menjadi syarat mutlak agar mental tidak ikut drop, yang ujungnya akan
mempengaruhi penampilan mereka.
Dan yang terpenting menurut
Amin, mereka harus menjadi duta-duta Wonosobo yang baik, yang mampu membawa
nama baik Wonosobo, dengan selalu menjaga sportifitas, kejujuran dan semangat
kompetitif, sebab kemenangan yang diraih tak ada harganya jika tidak diraih
secara sportif dan jujur.
Menurut ketua kontingen,
Arifin, kontingen Wonosobo tahun ini terdiri dari 24 pelajar dan 14 guru serta
pendamping, yang akan berlomba di 14 bidang lomba, yakni Mata Pelajaran Islam
Putra/Putri, Macapat Putra/Putri, Tilawah Putra/Putri, Kaligrafi Putra/Putri,
Khitobah Putra/Putri, Cerita Islami Putra/Putri, Seni Azan putra dan Seni
Rebana.
Khusus tahun ini juga,
penyebaran peserta cukup merata. Mereka berasal dari 6 kecamatan, yakni
Kecamatan Wonosobo, Garung, Sapuran, Kepil, Sukoharjo dan Kalikajar.
Dibanding tahun-tahun
sebelumnya, tahun ini asal peserta memang lebih beragam, hal ini disebabkan
pola pembinaan MAPSI SD/MI di Wonosobo sudah cukup berkembang, tidak hanya
dimonopoli SD/MI yang ada di wilayah kota, namun sudah menyebar sampai ke SD/MI
di desa-desa terpencil.
Terkait prestasi, prestasi
siswa-siswi asal Wonosobo di ajang ini pada tingkat Provinsi Jawa Tengah tidak terlalu
mengecewakan. Tahun lalu 2 emas, 1 perak dan 1 perunggu berhasil diraih
kontingen Wonosobo, yakni melalui bidang mata pelajaran Agama Islam putri,
cerita Islami putri, kaligrafi putri dan khitobah. Bahkan pada tahun 2012
berhasil meraih 5 medali emas dan tampil menjadi juara 3. Untuk itu, pihaknya
merasa optimis tahun ini, kontingen Wonosobo bisa berprestasi lebih maksimal.
Optimisme ini diperkuat
oleh salah satu peserta, Salsabilla Yuna Eka Putri asal SD 5 Wonosobo yang
tampil mewakil Wonosobo kategori seni macapat Islami. Selama satu bulan ia
intensif digembleng oleh para pembina dan pendamping, sehingga ia yakin meraih
prestasi tinggi.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here