Komunitas King Eksis, Pengemudi Dituntut Lebih Dewasa

Ribuan King Rider ramaikan HUT WKR ke-4

WONOSOBOZONE – Butuh kedewasaan dalam mengendarai motor, salah satunya motor King. Hal tersebut disampaikan Agus Setiyono, Ketua Yamaha RX King Indonesia (YRKI) wilayah Jateng. “Ada pengendara yang belum cukup paham dalam menghormati pengendara lain, ada juga pengendara yang sudah dewasa dalam mengemudi motor King,” ujar pria yang akrab disapa degos. Di hadapan 10.000 lebih King Rider, dalam perayaan HUT Wonosobo King Rider (WKR) yang ke-4, Degos berharap para pengemudi mampu bertindak lebih bijak ketika berada di jalan raya. “Kami tak menyangka akan hadir Rider sebanyak ini, awalnya hanya se-eks Karesidenan Kedu yang kami undang, ternyata dari kota lain bahkan luar pulau juga ikut meramaikan anniversary ke-4 kami, seperti Kalimantan, Bali, Nusa Tenggara dan Sumatra,” urai Degos.

Sementara, Camat Garung, Santoso mengaku terkesan atas kehadiran King Rider dari belahan Nusantara. Namun Santoso menegaskan kepada Rider untuk tertib lalu lintas ketika melintasinya Jalan raya. ” King itu motor setan, soalnya kenceng, cepat, suara knalpotnya juga sering mengganggu pengendara lain, tetapi saya minta jangan sampai pengemudinya ikut kesetanan,” pinta Santoso sambil melontarkan senyum dan tawa.

Senada, Kepala Pariwisata Dan Ekonomi Kreatif, Agus Purnomo pun mengaku cukup terkesima dengan perayaan HUT WKR tersebut. “Meskipun ada beberapa kendala, namun kendala-kendala itu dapat teratasi dan akhirnya HUT ini bisa terlaksana,” kata Agus. Selain itu, datangnya King Rider dari berbagai daerah tersebut dikatakan Agus memberi efek positif kepada pelaku wisata. Karena menurutnya, para Rider membeli bahan bakar, makanan dan minuman di Wonosobo. “Terlebih ketika mereka memanfaatkan acara tersebut untuk berwisata di Wonosobo. Saya berharap, dalam perjalanan pulang para King Rider mampu mendewasakan diri ketika berada di jalan,” pungkas Agus. (Ard)

Posted via Blogaway

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here