Khusus Untuk Warga Di Bantaran Kali, Bupati Wacanakan Rusunawa

Penyerahan bantuan untuk korban kebakaran rumah di Semagung
WONOSOBOZONE – Kebakaran hebat yang
menimpa 4 rumah di permukiman padat penduduk, RT 1/RW 3, Kampung Semagung,
Kelurahan Pagerkukuh, Wonosobo, mengundang keprihatinan Bupati Wonosobo, HA
Kholiq Arif. Di sela peninjauan langsung lokasi dan pemberian bantuan pada
korban kebakaran, bersama beberapa pejabat terkait, Senin (14/9), Bupati
meminta agar Camat Wonosobo, Zulfa Akhsan Alim memikirkan upaya relokasi bagi
warga yang bermukim di area resiko tinggi seperti bantaran kali. “Memindahkan
warga ke daerah yang aman, termasuk salah satunya ke rumah susun (rusun) yang
kita bangun di lahan milik pemerintah”, jelas Kholiq ketika berbincang dengan
Camat Wonosobo dan jajaran perangkat kelurahan Pagerkukuh.
Permintaan Bupati
tersebut, menurut Zulfa wajar karena melihat kepadatan permukiman memang sangat
rawan mengundang resiko. Selain apabila terjadi kebakaran sulit untuk diakses
oleh mobil pemadam, daerah di bantaran kali menurut Zulfa juga sangat rentan terpapar
luapan sungai ketika musim penghujan. Karena itulah, pihaknya mengaku akan
segera berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk mengupayakan realisasi
rusunawa tersebut. “Model kita akan bottom up, yaitu mendengar aspirasi warga,
dan bila memang tidak ada resistensi, kami baru berkomunikasi dengan
pihak-pihak terkait dan mencari lokasi yang tepat untuk pembangunan rusun”,
jelas Zulfa.
Kondisi permukiman
di kampung semagung sehari pasca kebakaran sudah berangsur kondusif. Meski
beberapa warga masih terlihat membersihkan puing-puing sisa kebakaran, para
korban terlihat telah sepenuhnya menerima musibah yang terjadi. “Kami
berterimakasih sekali Bapak Bupati bersedia datang dan memberikan bantuan,
sehingga cukup meringankan beban kehidupan kami”, kata Samsudi (77), salah satu
pemilik rumah yang akibat kebakaran tersebut, harus merelakan kerugian material
senilai ratusan juta rupiah. Selain Samsudi, kebakaran pada Minggu siang (13/9)
tersebut juga menimpa rumah milik Susanti, Nursihon, dan Ny Kasdi. Dikatakan
Zulfa, kerugian yang timbul akibat kebakaran keempat rumah mencapai hampir 300
Juta Rupiah.
Source: wonosobokab.go.id

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here