Ketua TP PKK Ditugasi Nolkan AKI/AKB

WONOSOBOZONE – Jabatan Ketua Tim Penggerak PKK Kecamatan dinilai sangat strategis untuk mendukung berbagai program  pemberdayaan keluarga yang digulirkan Pemerintah. Bupati Wonosobo, Eko Purnomo bahkan menegaskan, peran  Ketua TP PKK Kecamatan selaras dengan tugas pokok dan fungsi seorang Camat, mengingat merekalah pendukung kinerja suaminya. “Ketua TP PKK Kecamatan harus bisa bersinergi secara positif dengan program-program Kecamatan, utamanya dalam rangka meningkatkan derajat kesejahteraan keluarga dan masyarakat di wilayah,” harap Bupati saat menyampaikan kata sambutan pelantikan 15 Ketua TP PKK Kecamatan, di Pendopo Kabupaten, Selasa (17/1).
Kepada mereka yang akan menjalankan tugas di tempat baru, Bupati juga berpesan agar mengintensifkan koordinasi dengan kader-kader PKK Desa. Pekerjaan rumah yang mesti diselesaikan demi memajukan wilayah, menurut Bupati tidak sedikit sehingga diperlukan sinergi dan kerjasama dengan berbagai elemen masyarakat, khususnya di desa-desa. “Tugas kader PKK tidak ringan, karena untuk meningkatkan derajat kesejahteraan keluarga, serta menekan jumlah keluarga miskin memang diperlukan kerja keras dan saling dukung dengan semua pihak,” tandas Bupati. Salah satu yang terpenting, menurut Bupati adalah tugas terkait masih banyaknya angka kematian Ibu dan Bayi. Kader penggerak PKK, diminta untuk seoptimal mungkin melakukan tugas membuat AKI/AKB di wilayah mereka menjadi nol, alias tidak ada lagi kasus kematian Ibu melahirkan, maupun kematian bayi.
Harapan itu sejalan dengan Pakta Integritas, yang wajib ditandatangani oleh setiap Ketua TP PKK Kecamatan, dengan disaksikan langsung oleh Ketua TP PKK Kabupaten, Ny Fairuz Eko Purnomo. Setidaknya ada 15 kewajiban Ketua TP PKK Kecamatan yang menurut Fairuz mesti dituntaskan selama mereka mengemban jabatan nya. “Tugas mengenolkan AKI/AKB menjadi yang nomor satu, karena ini merupakan salah satu faktor yang menjadi indikator keberhasilan pembangunan daerah,” beber Fairuz. Selain itu, para Ketua TP PKK baru juga diharapkan Fairuz untuk meniadakan gizi buruk, menguatkan kelembagaan basis komunitas baik di Kecamatan maupun Desa, sampai mencegah dan menekan munculnya kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) di wilayah masing-masing.
Tugas lain yang juga tidak kalah penting, ditegaskan Fairuz adalah agar para Ketua TP PKK Kecamatan turut mendukung program Pemda, meningkatkan angka partisipasi sekolah.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here