Ketua Pawon: Anggota Yang Menggunakan Pawon Sebagai Alat Politik Akan Dikeluarkan

KUALA LUMPUR – Jelang tahun politik pada 2019, Ketua Paguyuban Wonosobo (Pawon) Sedunia, Joko Prio Atmojo akan mengeluarkan anggotanya yang menjadikan komunitas berbasis warga Wonosobo itu sebagai alat politik. Pria yang intim dengan sapaan Joko Sableng itu mengeluarkan peringatan keras yang telah disepakati bersama saat memberikan sambutan acara Temu Kangen dan Pentas Seni Budaya Wonosobo di Resto Kristal Dataran Merdeka, Kuala Lumpur Malaysia, Selasa (1/1/2019).

.

“Pawon itu bersih dari politik. Kami mendeklarasikan diri untuk tidak menjadikan komunitas kami sebagai alat politik,” ungkapnya.

.

Joko menambahkan, langkah tersebut menjadi wajib untuk dilakukan ketika memasuki tahun politik. Karena menurutnya, selama 8 tahun berdiri, tak sedikit beberapa anggota yang kelewatan membagikan kepentingan politik pihaknya pada Pawon.

.

“Dulu setiap ada anggota yang seberti itu, pasti dibully sama anggota lain. Kalau setelah dibully oarang itu ‘tambeng’, maka akan kami keluarkan. Nah sekarang kami buat kesepakatan secara baku tentang hal tersebut,” beber Joko yang sudah menjabat sedikitnya 6 tahun sebagai Ketua Pawon Sedunia.

.

Aturan tersebut mendapat tanggapan serius oleh Wakil Ketua Pawon Korwil Malaysia, Mahrum. Pria yang hampir 2 tahun menjabat itu menyebut kesepakatan Pawon terhadap bersih politik layak digalakkan. Mengingat anggota Pawon terdiri dari berbagai unsur latar belakang yang berbeda.

.

“Paguyuban kami ini lebih dominan bergerak di bidang sosial. Jadi ketika ada kesepakatan seperti itu, pasti akan sangat kami setujui. Semoga tidak ada anggota kami yang melanggar hal itu,” pungkas Mahrum. (Ard)

BACA JUGA:  Panwascam Dukun Bikin Gempar Pemilu 2019
KPUD Wonosobo

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.