Kerajinan Keset, Latih Andika Untuk Mandiri

TEMANGGUNGZONE – Andika, tampak begitu cekatan saat jari jemarinya menyusun helaian potongan kain yang dikaitkan pada sebuah alat sederhana pembuat keset. Meski penyandang disabilitas intelektual ringan, namun ia mampu dengan cepat membuat sebuah kerajinan keset. Bahkan, produk kerajinan keset yang dibuat oleh remaja siswa Balai Besar Rehabilitasi Sosial Bina Graha (BBRSBG) Kartini Temanggung ini terbilang bagus dan layak jual.

Menurut lilik yang merupakan pembimbing nya sekaligus pengajar ketrampilan, kemampuan Andika memang tidak diragukan. Bahkan bisa dikatakan, ia siswa yang pintar. Sehingga tidak butuh waktu lama bagi Andika untuk bisa belajar membuat sebuah keset. “Siswa kami kan kemampuan dan tingkatannya bermacam-macam jadi ada yang cepat ada juga yang lambat,” terang Lilik saat acara Temanggung Fair di Gedung Pemuda baru-baru ini. Andika sendiri juga sudah sering mendapatkan pelatihan di sekolah. Saat dilatihpun tutur Lilik, Ia dengan mudah bisa mengerti dan tidak perlu diulang-ulang, sehingga kegiatan latihan tidak memerlukan waktu lama.

Produk keset yang telah dihasilkannya tidak hanya sekedar menjadi koleksi sekolah, namun dikatakan Lilik hasil kerajinannya dipasarkan ke luar sekolah bila ada pesanan atau saat ada event tertentu. Terlebih produk hasil karya Andika tidak kalah dengan produk hasil kerajinan perajin pada umumnya. “Selain memasarkan produk kerajinan keset saat ada event, pihak sekolah juga menjembatani Andika bila ada yang ingin memesan keset sesuai keinginan mereka,” terang Lilik.

Untuk keset yang dibuat Andika, tak hanya satu jenis keset saja tapi sedikitnya ada tiga jenis keset yang dibuat, yakni keset biasa, mutiara, dan keset tusuk. Keset-keset tersebut dijual antara Rp. 10.000 sampai Rp. 20.000. Selain membuat keset, Andika juga piawai dalam menjahit, pada kesempatan itu pun, remaja yang mengaku mirip artis Andika Pratama itu memamerkan seprei hasil ketrampilan tangannya kepada Suara Merdeka. Lilik menilai, anak berkebutuhan khusus memang perlu mendapatkan bekal keterampilan untuk melatih kemandirian agar nantinya tidak terus bergantung kepada orang lain.

BACA JUGA:  Lions Club berikan kacamata bagi siswa dengan mata minus

Kendati anak berkebutuhan khusus, mereka dapat membuat berbagai jenis produk keterampilan meski dengan pendampingan secara intensif. Sementara guna mendukung kemampuan siswa berkebutuhan khusus di lembaganya, pihak BBRSBG telah menyediakan beberapa alat pembuat keset sederhana, dimana keberadaan alat tersebut cukup membantu anak-anak dalam melatih kemandirian.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here