Kepengurusan Terbentuk, AFK Wonosobo Siap Maksimalkan Fungsi GOR Wonolelo

WONOSOBOZONE – Susunan pengurus Asosiasi Futsal Kabupaten (AFK) Wonosobo resmi terbentuk, seiring dilantiknya 24 orang yang akan berada di dalamnya oleh Ketua Asosiasi Futsal Provinsi Jawa Tengah, Muhamad Marethan, pada Jumat (24/2). Seusai pelantikan yang digelar di pendopo Wakil Bupati tersebut, para pengurus meneguhkan tekad untuk bersinergi dengan berbagai stakeholder terkait, demi memasyaratkan olahraga futsal di Kabupaten Wonosobo. Salah satu program kerja organisasi di bawah naungan PSSI tersebut, menurut ketua AFK, Arga Yudha adalah mengupayakan optimalisasi fungsi Gedung Olahraga (GOR) Wonolelo. “Selama ini gedung olahraga di Wonolelo yang sudah berdiri cukup megah, belum berfunsi secara penuh, sehingga kami akan berupaya agar ke depan even-even kompetisi Futsal tingkat Kabupaten bisa digelar di sana,” tegas Arga.
Kesiapan AFK untuk memaksimalkan fungsi GOR Wonolelo ditanggapi sangat positif oleh Wakil Bupati, Agus Subagiyo. Dalam sambutannya, Agus mengungkap keinginan serupa, yaitu agar ada banyak kegiatan olahraga yang bisa memanfaatkan GOR Wonolelo, demi meningkatkan semangat kompetisi  warga masyarakat. 
“Olahraga, termasuk futsal ini menjadi salah satu pilar penting pemersatu bangsa, karena melalui kegiatan berolahraga, akan muncul semangat kebersamaan dan sportivitas sehingga saya dukung penuh apabila AFK ingin menggunakan sarana GOR milik Pemkab di Wonolelo,” sambut Wabup. Kepada Kepala Dinas Pendidikan yang juga hadir dalam kesempatan tersebut, Wabup bahkan langsung meminta agar fasilitasi terkait pemanfaatan GOR Wonolelo segera disiapkan. Tak hanya futsal, GOR tersebut menurut Wabup juga sangat memungkinkan untuk pembinaan berbagai cabang olahraga lain, seperti tenis, basket sampai bulutangkis. 
Selaras dengan Wabup, Ketua AFP Jawa Tengah Muhamad Marethan juga mengaku memiliki harapan agar masa depan olahraga Futsal di Kabupaten Wonosobo bisa lebih cerah. “Penting bagi setiap pengurus organisasi untuk memikirkan bagaimana agar upaya memasyarakatkan futsal ini  berjalan seperti yang diharapkan,” ucap Marethan. Para pengurus, ditegaskannya perlu lebih intensif dalam membangun komunikasi demi kemajuan organisasi. Seperti pesan Wabup yang ingin para pengurus tak sekedar mencari penghidupan di AFK, Marethan juga menyebut bahwa duduk di organisasi Asosiasi Futsal harus berorientasi menghidupi. “Orientasinya harus lebih kepada bagaimana agar kita mampu memberikan manfaat sebesar-besarnya kepada masyarakat, bukan justru mencari manfaat dari organisasi,” tandasnya.
(Danang Hari Purnomo-Staf Diskotik Pemkab Wonosobo

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here