Kementerian Agama Wonosobo Rilis Jadwal Imsyakiyah Ramadhan 1437 H / 2016 M

WONOSOBOZONE – Kantor Kementerian Agama Kabupaten Wonosobo menggelar sosialisasi dan penyerahan simbolis Jadwal Imsakiyah Ramadhan 1437 H untuk wilayah Kabupaten Wonosobo, hasil perhitungan oleh Badan Hisab Rukyat Daerah (BHRD) Kabupaten Wonosobo, Rabu (5/05), bertempat di Resto Ongklok.
Menurut M. Khusnan, dari Badan Hisab dan Rukyat Daerah (BHRD) Kabupaten Wonosobo, meski jadwal imsyakiyah telah ditetapkan, namun penentuan awal Ramadhan masih menunggu sidang Itsbat yang digelar Kementerian Agama RI. Pihak Kementrian Agama Kabupaten Wonosobo sendiri bekerjasama dengan Badan Hisab dan Rukyat Daerah (BHRD), sebagai sumber yang bisa dipertanggungjawabkan, telah menyusun jadwal imsyakiyah, dan telah disosialisasikan kepada masyarakat, yang jadwalnya secara simbolis diberikan kepada beberapa pihak, seperti untuk KUA yang diwakili KUA Garung, untuk Ormas diwakili NU, untuk insan radio diwakili Radio Pesona FM, untuk selanjutnya bisa dijadikan acuan dalam menjalankan ibadah di Bulan Suci Ramadhan tahun ini.
Ia menambahkan, melihat persepsi waktu sholat dan imsyakiyah Ramadhan di  Kabupaten Wonosobo yang dapat dihitung dari markaz lain diluar Wonosobo, misal markaz Semarang (Ibu Kota Jateng), dan hasil perhitungannya kemudian diambil, dengan prinsip Koreksi Waktu Daerah (KWD), yakni dengan mencari selisih garis bujur Semarang dengan dengan markaz Wonosobo untuk kemudian di konversikan menjadi selisih waktu dengan prinsip, selisih 1 derajat bujur setara dengan 4 menit waktu. Secara astronomis letak Wonosobo sangat berbeda, dibanding perhitungan markaz Semarang yang menggunakan 200 meter dpl, sedangkan ketinggian Wonosobo 650 dpl dihitung dari titik pusat di Alun-alun kota Wonosobo.
Terkait hal ini, amat perlu bagi Kabupaten Wonosobo, untuk menggunakan waktu Imsyakiyah tersendiri, yang sesuai dengan karakteristik daerahnya, sehingga menjamin warga masyarakat memulai dan mengakhiri puasa setiap harinya pada kondisi yang tepat sesuai dengan posisi matahari untuk Kabupaten Wonosobo, bukan hasil interpolasi dari waktu Imsyakiyah Ramadhan pada markaz di daerah lain.
Penghitungan sendiri didasarkan pada letak astronomis Wonosobo, dengan menggunakan markaz Alun-alun Kota Wonosobo, dengan mempertimbangkan letak geografisnya yang berada tepat di tengah-tengah Kabupaten Wonosobo. Selain itu, alun-alun Kota, juga memiliki ketinggian medium secara topografis.
Sementara menurut Kepala Kantor Kementerian Agama Kabuaten Wonosobo, Muhtadin, sosialisasi ini dimaksudkan untuk menyamakan persepsi tentang jadwal sholat dan Imsyakiyah Ramadhan, dan menetapkan serta mewujudkan keseragaman yang digunakan acuan untuk pelaksanaan ibadah di bulan Ramadhan tahun ini pada khususnya. Sehingga terwujud kenyamaanan dan kemantapan dalam melaksanakan ibadah.
Sosialisasi sendiri diikuti 32 orang peserta, diantaranya berasal dari Pemda yang dihadiri bagian Sosial Kesra, Kantor Urusan Agama (KUA) se Kabupaten Wonosobo, beberapa ormas Islam yang ada di Wonosobo, DMI, MUI, LPM Unsiq, dan beberapa dari insan radio.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here