Kembali Ke K2006, Sekolah Wajib Gelar Ekstrakurikuler Pramuka


WONOSOBOZONE – Seluruh
sekolah di wilayah kerja Unit Pelaksana Tugas Daerah (UPTD) Dikpora Kejajar
sepakat kembali menggunakan Kurikulum 2006 (K2006) sebagai acuan kegiatan
belajar mengajar (KBM). Dengan demikian, sesuai peraturan yang diberlakukan
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI, sekolah-sekolah yang menerapkan K2006
tersebut diwajibkan membuka ekstrakurikuler pramuka bagi para siswanya. Hal itu
ditegaskan oleh Kepala UPTD Dikpora Kecamatan Kejajar, Kodir SPd MMPd, di depan
para peserta kursus mahir dasar (KMD) untuk pembina pramuka kwartir ranting, Di
SMP Negeri 1 Kejajar Rabu petang (21/1).
Dengan
disepakatinya Kurikulum 2006 beserta konsekuensi untuk menggelar
ekstrakurikuler wajib pramuka tersebut, Kodir berharap para pendidik di wilayah
Kejajar semakin intens dalam menggiatkan kegiatan Pramuka di sekolah
masing-masing. Mengikuti kursus mahir dasar (KMD), dikatakan Kodir merupakan
salah satu langkah yang wajib ditempuh para pendidik sebelum mereka mengajarkan
kepramukaan kepada siswa-siswinya. Selain akan memperoleh sertifikat mahir
dasar, dalam kursus yang akan digelar selama 5 hari tersebut, 50 pendidik yang
mengikuti KMD juga akan mendapat berbagai materi aktual, baik teori maupun praktek
muatan lokal kepramukaan oleh para instruktur dari Kwarcab Wonosobo. Kepada
para peserta KMD, Kodir meminta agar mereka tak hanya mengejar sertifikat
semata, melainkan lebih memperhatikan materi-materi yang diberikan oleh
instruktur.
Harapan
agar para peserta benar-benar serius mengikuti KMD juga disampaikan Ketua
Kwarcab Wonosobo, Dra Hj Maya Rosida MM. Maya yang juga Wakil Bupati Wonosobo
tersebut mengingatkan, bahwa jiwa kepramukaan di kalangan generasi muda masa
kini sangat penting untuk ditanamkan kembali. Tantangan berupa modernisasi
teknologi, yang sarat dengan konten-konten negatif dan berpotensi membawa
degradasi moral, menurut Maya dapat ditangkal, salah satunya dengan
kepramukaan. Untuk menanamkan jiwa kepramukaan di kalangan pelajar itulah, Maya
menilai para pendidik perlu mendapat materi-materi actual di kursus mahir
dasar. Setelah KMD, Maya juga berharap para pembina Pramuka di Kejajar juga
segera meningkatkan kapasitas mereka dengan mengikuti Kursus Mahir Lanjutan
(KML).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here