Kelompok Tani Dapat Bantuan Traktor

WONOSOBOZONE – Dalam rangka mendukung Program Pemerintah dalam Swasembada Pangan berkelanjutan Padi dan Jagung serta Swasembada Kedelai, Kementerian Pertanian telah menetapkan upaya khusus melalui kegiatan rehabilitasi jaringan irigasi tersier dan kegiatan pendukung lainnya yang salah satunya penyediaan alat dan mesin pertanian (alsintan). Dengan dukungan penyediaan alat dan mesin pertanian diharapkan dapat mengatasi permasalahan substantif yaitu semakin berkurangnya dan mahalnya upah tenaga kerja pertanian serta lemahnya permodalan petani untuk mengakses kepemilikan alsintan. Mencermati kondisi kemampuan petani/kelompok tani dalam kepemilikan alsintan, maka pada tahun 2016pemerintah memfasilitasi penyediaan alsintan tersebut melalui kegiatan penyaluran bantuan alsintan berupa Traktor Roda 2.
Pada kesempatan ini dari dinas pertanian Provinsi Jawa Tengah, memberibantuan alsintan yaitu 9 buah traktor kepada dinas pertanian kabupaten Wonosobo dan hari ini  Kamis  tanggal 12 Mei 2016 dibagikan kepada Kelompok tani masing masing Kecamatan yaitu :
2 buah Kecamatan Wonosobo
1 buah Kecamatan Mojotengah
1 buah kecamatan Kertek
1 buah kecamatan Kalikajar
1 buah kecamatan Kepil
1 buah kecamatan Selomerto
1 buah kecamatan Leksono
Semua itu ditujukan terutama untuk mendukung kegiatan pencapaian Swasembada Pangan terutama padi dengan pengelolaan alsintan melalui Poktan/Gapoktan. Dengan pola ini diharapkan pemanfaatan alsintan dapat optimal dalam mendukung percepatan pengolahan tanah dan penyediaan air irigasi sehingga akan berdampak peningkatan produksi dalam kuantitas maupun kualitas secara efektif dan efisien. Traktor tersebut di  serahkan oleh Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Wonosobo Ir. Abdul Munir yang pelaksanaannya di wakili oleh Bapak Sumanto sebagai Kasi Pengolahan dan Pemasaran hasil tanaman pangan kepada  PPL, Ketua kelompok tani dan babinsa masing-masing Kecamatan yang mendapatkan mesin traktor tersebut.
Dalam arahannya, bapak Sumantomenyampaikan selamat bagi Gapoktan yangmendapat bantuan alsintan dari pemerintah provinsi tersebut.
“Tidak semua gapoktan mendapat bantuan itu, makanya ini patut disyukuri dengan menggunakan sebaik-baiknya,” ujar Sumanto.
Diingatkan Sumanto, bantuan itu bukanlah bantuan perorangan melainkan untuk kelompok. “Jangan sampai bantuan ini dikuasai seseorang saja, seluruh anggota kelompok harus menggunakannya,” katanya.
Untuk itu Sumanto menghimbau gapoktan agar berkoordinasi dengan Dinas Pertanian terkait petunjuk teknis pengelolaan bantuan tersebut.
“Laksanakan sesuai juknisnya, untuk lebih jelas silakan berkonsultasi dengan instansi terkait,” tuturnya. Reporter by: ( Pendim 0707/Wsb )

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here