KAMPANYEKAN BELKAGA, BUPATI MINUM OBAT BERSAMA

WONOSOBOZONE. Penyakit Kaki Gajah atau Filariasis, tergolong dalam penyakit menular menahun. Penyakit yang disebabkan oleh cacing filaria ini, ditularkan melalui gigitan nyamuk. Infeksi cacing filaria dapat menyebabkan kerusakan sistem getah bening, menyebabkan kecacatan seumur hidup dan stigma sosial bagi penderita dan keluarganya. Penyakit Kaki Gajah mempunyai dampak yang besar terhadap penurunan produktifitas kerja penderitanya, yang akhirnya akan menimbulkan kerugian ekonomi yang tidak sedikit. Indonesia menetapkan Eliminasi Penyakit Kaki Gajah sebagai prioritas nasional pengendalian penyakit menular.

Menurut Kepala Dinas Kesehatan, Junaidi, Kabupaten Wonosobo merupakan salah satu dari 9 kabupaten/kota di Provinsi Jawa Tengah yang merupakan kabupaten endemis Filariasis atau Kaki Gajah. Program Eliminasi Kaki Gajah merupakan salah satu program prioritas nasional dengan agenda utama melaksanakan kegiatan Pemberian Obat Pencegahan Massal (POPM) Kaki Gajah untuk memutus rantai penularan penyakit Kaki Gajah pada penduduk di daerah endemis Filariasis.

Salah satu upaya percepatan untuk mencapai eliminasi penyakit Kaki Gajah adalah, dengan memutus rantai penularan penyakit kaki gajah dengan melaksanakan kegiatan Pemberian Obat Pencegahan Massal (POPM) Filariasis, melalui Bulan Eliminasi Kaki Gajah (BELKAGA). Untuk menghentikan siklus hidup cacing filaria secara permanen, POPM Penyakit kaki gajah dilaksanakan sesecara serentak sekali setahun selama minimal lima tahun berturut-turut sampai dengan tahun 2021.

“Dan di Kabupaten Wonosobo sendiri telah memulai pelaksanaan POPM Filariasis ini secara serentak pada tahun 2017 lalu, sehingga pada tahun 2018 ini merupakan tahun kedua dan akan dilanjutkan berturut-turut kedepan”, demikian dikatakan Junaidi.

Bupati Eko Purnomo menegaskan, semua bertanggung jawab penuh untuk keberhasilan pelaksanaan Bulan Eliminasi Kaki Gajah di Kabupaten Wonosobo. Kegiatan ini tidak bisa dilakukan sendiri oleh jajaran Dinas Kesehatan. Oleh karena itu, dia mengajak semua pihak untuk mendukung pelaksanaan Bulan Eliminasi Kaki Gajah. Selain komitmen dalam mewujudkan Wonosobo Bebas Kaki Gajah, namun diharapkan adanya dukungan operasional untuk menggerakkan seluruh penduduk usia 2 – 70 tahun untuk minum obat pencegahan secara bersama-sama di Bulan Oktober ini.

BACA JUGA:  Peletakan Batu Pertama Sindoro Sumbing Amazing Theme Park oleh Wabup Wonosobo

Bupati beserta isteri dampingi Asisiten Sekda Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Kadinkes dan semua unsur dan instansi terkait serta masyarakat dan para pelajar secara serentak bersama-sama minum obat massal dalam acara Minum Obat Bersama Untuk Keluarga Wonosobo Bebas Penyakit Kaki Gajah yang bertempat di Desa Pacarmulyo Kecamatan Leksono, Kamis, (11/10).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.