Kader PKK Dilatih Manfaatkan Sampah Plastik

WONOSOBOZONE – Komunitas penggiat lingkungan ASRI Wonosobo terus berupaya menggerakkan warga masyarakat untuk lebih peduli terhadap lingkungan di sekitar mereka. Tak hanya di seputar Kota saja, gerakan cinta lingkungan juga disebarluaskan di wilayah, termasuk di Kecamatan Kepil. Hal itu terlihat ketika komunitas yang dipimpin Astuti Farida itu menggelar pelatihan pemanfaatan sampah plastik bagi 70 kader Tim Penggerak PKK dari 21 desa di aula Kecamatan setempat, Jumat (10/3).

Ditemui di sela kegiatan pelatihan, Astuti menjelaskan bahwa upaya komunitasnya untuk mengajak masyarakat mengelola limbah plastik, sejalan dengan program yang dicanangkan Pemerintah untuk mengurangi dampak negatif sampah dan limbah bagi lingkungan. “Pelatihan ini juga demi menigkatkan kapasitas para kader PKK di kelompok Kerja (Pokja) III, agar nantinya mereka lebih produktif dan mampu mengajarkannya kepada warga di desa masing-masing,” lanjut Astuti.

Selain pelatihan mengolah sampah plastik, Astuti menyebut kehadiran ASRI di Kepil juga dalam rangka meluncurkan program gerakan Tanam Cabe bersama. “Harga komoditas cabe yang sampai hari ini masih dirasa sangat mahal bagi warga masyarakat, selayaknya menumbuhkan semangat baru untuk lebih kreatif, yaitu dengan menanam sendiri cabe di sekitar tempat tinggal,” ujar Astuti menjawab pertanyaan terkait dilaunchingnya gerakan tanam cabe yang juga dihadiri Kepala Dinas Pangan Pertanian dan Perikanan, Abdul Munir tersebut.

Bagi para kader TP PKK Kecamatan Kepil, adanya pelatihan memanfaatkan sampah plastik maupun gerakan tanam cabe itu dirasakan benar manfaatnya. Setidaknya hal itu terungkap dari Ketua TP PKK Kecamatan, Suliyah Singgih Kuncoro, yang mengaku sangat apresiatif terhadap kegiatan selama sehari tersebut. “Ini akan sangat bermanfaat bagi kami di gerakan PKK karena pengelolaan lingkungan melalui pamanfaatan sampah yang bisa didaur ulang, maupun gerakan menanam cabe, memiliki nilai ekonomi untuk meningkatkan kesejahteraan warga,” pungkasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here