Juara Satu MTQ Wonosobo Maju Ke Tingkat Provinsi

WONOSOBOZONE – Lomba MTQ Pelajar Ke XXXII Tingkat Kabupaten Wonosobo telah Usai, secara resmi ditutup Asisten II Bidang Pembangunan dan Perekonomian Sumaedi di pendopo Bupati Selasa (10/10) pukul 18.00 WIB.


Menurut Laporan Koordinator Dewan Hakim Mahbub, Lomba MTQ Pelajar ke XXXII 2017 tersebut diikuti total 240 peserta, meliputi beberapa cabang lomba yakni Tartil dan Tilawah Putra Putri SD/MI, SMP/MTs, SMA/K/MA dan Tahfidz I Juz dan tilawah  SMP/MTs serta Tahfidz 5 Juz bagi SMA/K/MA Putra Putri. 


Dari beberapa cabang yang dilombakan di ambil juara 1 sampai 3. Terperinci ada 48 tropi piala yang disiapkan untuk para juara. Adapun yang berprestasi mendapatkan predikat juara satu berhak maju ke tingkat Provinsi Jawa Tengah yang rencananya akan dilaksanakan di Surakarta pada tanggal 4 sampai 7 November mendatang. Sehingga peserta yang akan maju ke Provinsi sebelumnya akan dilakukan pelatihan untuk persiapan.


Dalam rangka kompetisi ke tingkat Provinsi Jawa Tengah nanti tentu membutuhkan persiapan yang matang, selain latihan yang serius Mahbub juga mohon doa restu kepada semua pihak terutama orang tua wali dan para pendamping agar Piala bergilir yang  sekarang di Wonosobo bisa di pertahankan dan tetap di Wonosobo lagi.


Sementara itu Asisten Sekda Bidang Pembangunan dan Perekonomian Sumaedi selain ucapan terimakasih juga menyampaikan apresiasi kepada para juara. Menurutnya ini merupakan awal sebuah. prestasi untuk menuju tingkat yang lebih tinggi lagi.  


Ada kebanggaan tersendiri bahwa putra putri Wonosobo mampu mengukir prestasi di tingkat Provinsi seperti saat menjadi juara umum di tahun 2016 lalu dan harapan kedepan tentunya untuk memenangkan kompetisi di kancah Nasional.


Sumaedi berharap prestasi terebut bisa terus di pertahankan dan di kembangkan, sehingga kedepan akan terlahir lagi generasi-generasi berkualitas dan membanggakan untuk terjun ke kancah Nasional.


Assisten II berpesan kepada para orang tua  untuk selalu mendukung pencapaian prestasi putra putrinya, karena MTQ memiliki nilai dasar agama  sebagai pondasi yang kuat, yang berkontribusi dalam pengembangan kepribadian, sikap dan mental para generasi muda.


MTQ mampu menanamkan nilai-nilai dasar keagaman sebagai modal pengembangan diri dalam menghadapi kehidupan di era globalisasi yang makin tajam dan kuat pengaruhnya. Sehungga hal tersebut menjafi tameng masuknya berbagai budaya luar yang akan mengikis nilai sosial dan kepribadian para generasi muda.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here