Jembatan Penghubung Antar Desa di Gunung Pitik Amblas, Warga Mengeluh Lewat Medsos

Jembatan Amblas di Dusun Gunung Pitik Kulon, Desa Bakalan, Kecamatan Sapuran yang diunggah ke Media Sosial. Warga setempat berharap perhatian dari Dinas / Instansi terkait.
WONOSOBOZONE – Sebuah jembatan yang menjadi penghubung transportasi antar warga beberapa desa di Kecamatan Sapuran, belum lama ini amblas. Akibatnya, aktivitas warga, terutama yang bermukim di Desa Bakalan sangat terganggu, karena jalan tersebut merupakan akses utama menuju Sapuran. “Warga masyarakat Bakalan harus memutar melewati beberapa desa ketika hendak ke arah Sapuran, sehingga menjadi lebih jauh beberapa kilometer karena jalur yang Putusan merupakan jalan utama desa,” keluh Fitri, warga dusun Gunung Pitik melalui sebuah kanal media sosial. Biasanya, warga Bakalan dikatakan Fitri tinggal melewati jalur tersebut tinggal lurus saja dan tak memakan waktu lama untuk sampai ke Sapuran.

Selain aktivitas warga di Desa Bakalan, pemilik akun @fitriyani new itu, juga menyebut dampak amblasnya jembatan dirasakan pula oleh warga desa Batursari, Ngadisalam, dan Marongsari. “Efeknya juga pada anak-anak sekolah, terutama yang tengah menempuh pendidikan di Sapuran atau bahkan lebih jauh lagi,” imbuh Fitri. Warga dusun sekitar Gunung Pitik Kulon, ditambahkannya sangat berharap Instansi terkait di Pemerintah Kabupaten Wonosobo bisa menindaklanjuti kondisi ini, mengingat fungsi jalan desa sangat vital untuk menunjang aktivitas harian.

“Lokasi tepat jembatan amblas adalah di turunan jalan Gunung Pitik Kulon, Desa Bakalan Dengan dekat dengan SD Negeri 5 Sapuran,” jelas Fitri. Warga setempat, diakuinya belum bisa bertindak lebih jauh, kecuali melakukan upaya pengamanan di sekitar jembatan, agar tidak dilintasi pengguna jalan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here