Jalur Kereta Api Wonosobo – Purwokerto akan Diaktifkan kembali

WONOSOBO ZONE – Rencana pengaktifan kembali jalur kereta api (KA) wonosobo – Purwokerto yang sudah lama mati, kini tengah dibahas Dishubkominfo Jateng bersama dengan PT Kereta Api Indonesia dan Pemkab yang wilayahnya dilalui lintasan, yaitu Pemkab Banyumas, Purbalingga,  Banjarnegara dan Wonosobo.
“Pembahasan belum sampai pada kesimpulan kapan rencana tersebut akan mulai direalisasikan. “Kemarin baru sampai pada persiapan untuk sosialisasi kepada masyarakat serta inventarisasi aset PT KAI di jalur tersebut,” kata manajer 
Humas PT KAI Daop 5 Purwokerto, Surono saat dihubungi via telepon, Jumat (10/04/2015).

Rencana reaktivasi jalur KA Purwokerto-Wonosobo, menurut Surono,  merupakan respons atas usulan dari Pemkab Wonosobo kepada DIshubkominfo Jateng.

Dikatakan, kegiatan konstruksi seperti penyiapan prasarana rel, jembatan KA dan fasilitas lain  akan menjadi kewenangan Kementerian Perhubungan. Jika jalur KA sudah diperbaiki, PT KAI sebagai operator siap menjalankan.

Menurut Surono, kendala dihadapi untuk reaktivasi jalur KA Wonosobo – Purwokerto tersebut adalah banyaknya bangunan milik masyarakat yang menyewa lahan bekas rel. Dari total lintasan Purokerto-Wonosobo sekitar 94 kilometer, sekitar 70 persen sudah didirikan bangunan permanen. “Sosialisasi  mulai kami lakukan tahun ini terutama untuk para penyewa lahan PT KAI sehubungan adanya rencana pengaktifan kembali kereta api,” katanya.
PT KAI menghentikan operasional kereta penumpang jalur Purwokerto-Wonosobo sekitar tahun 1978. Di sepanjang jalur tersebut terdapat 12 stasiun serta beberapa titik perhentian kecil di Banjarnegara seperti di Gandulekor, Danaraja, Binorong, Pucang, Wangon, Sigaluh, Prigi, Bandingan dan Tunggoro.
Kepala Dishubkominfo Banjarnegara, Mulyanto, mengungkapkan, pihaknya juga diundang dalam pembahasan rencana reaktivasi jalur KA Purwokerto-Wonosobo. Rencana reaktivasi jalur tersebut sesuai dengan Peraturan Menteri Perhubungan nomor 43 tahun 2011 tentang Rencana Induk Perkeretaapian Nasional. “Ada beberapa jalur yang akan dihidupkan lagi, salah satunya jalur Purwokerto – Wonosobo,” ujarnya.
Menurut Mulyanto, studi kelayakan sudah dilakukan oleh Dirjen Perhubungan Darat Kemenhub pada tahun 2009 lalu. Selanjutnya, akan dilakukan studi penentuan jalur karena sebagian lintasan sudah berubah fungsi. “Ada dua opsi, 
apakah menggunakan jalur yang sudah ada atau digeser mencari jalur baru,” katanya pula. (Mad)
Sebagian sisa jalur rel KA Purwokerto-Wonosobo yang masih tampak di Kelurahan Sokanandi Banjarnegara. (Muchtar M)

sumber: krjogja.com

lintasme.init(‘right’); // options : left, top, bottom, right

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here