JALAN WATUMALANG AMBLAS 4 CENTIMETER

WONOSOBOZONE – Hujan lebat yang mengguyur kabupaten Wonosobo dan sekitarnya beberapa pekan terakhir menyebabkan jalan yang menghubungkan Watumalang dan Wonosobo amblas sekitar 4 cm dan panjang 10 meter tepatnya di dusun Banjaran,Kuripan,Watumalang. Kondisi demikian sangatlah mengganggu arus lalu lintas yang melintas dari Watumalang-Wonosobo maupun sebaliknya. Amblasnya badan jalan sekitar pukul 11.45 wib, Senin(20/2) disinyalir karena derasnya hujan yang mengguyur di wilayah ini.
Pihak Koramil dan Polsek mendatangi ke lokasi kejadian dan memasang segitiga pengaman darurat dari kayu dan dedaunan. Agar dapat di ketahui seluruh pengguna jalan, untuk berhati-hati dan melintas secara bergantian. Kordinasi juga di laksanakan dengan pihak PLN dan Jasa Marga, agar ada perhatian untuk segera di tindak lanjuti, sehingga tidak membahayakan pengguna jalan apalagi waktu malam hari dengan penerangan jalan yang sangat kurang. Pemberian tanda darurat sambil menunggu “Police Line” sangatlah penting, agar pengandara berhati-hati saat melintas. Terutama di titik-titik yang sudah tergerus air hujan yang mengakibatkan amblasnya badan jalan.
Pihak Koramil dan Polsek hanya bisa memberi himbauan bagi pengguna jalan agar lebih berhati-hati saat mengendarai, sebab amblasnya sisi badan jalan sangat berbahaya jika terkena beban berat akan menambah lebarnya badan jalan yang rusak. Cuaca saat ini curah hujan masih tinggi, tentu bisa menjadi ancaman terjadinya bencana. Di harapkan masyarakat untuk lebih hati-hati dan waspada dengan keadaan cuaca yang ekstrim ini. Dengan kewaspadaan setidaknya bisa mengurangi resiko korban akibat terjadinya suatu bencana, kata Kapten Inf Samsuri. Juga ditambahkan dengan kordinasi yang sudah di laksanakan dengan instansi terkait perbaikan akan segera di laksanakan, sehingga tidak membahayakan bagi pengguna jalan khususnya masyarakat Watumalang. Jika tidak segera di antisipasi keadaan yang ada sangatlah membahayakan, karena hujan hampir terjadi setiap hari dengan intensitas cukup tinggi. Retakan yang sudah ada tidak mampu menahan beban air yang masuk ke rekahan tanah,akan berakibat longsor. Dan berakibat kerusakan akan lebih tinggi nilainya, pungkas Samsuri.
Pendim 0707/Wsb

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here