Jalan Rusak dan Pernikahan Dini di Banyumudal Harus Segera Diatasi

WONOSOBOZONE – Kepala Desa Banyumudal, Kecamatan Sapuran, Ny Goris mengeluhkan rendahnya minat anak di desanya untuk melanjutkan pendidikan, terutama dari SD ke SMP. Di depan Bupati, Eko Purnomo yang tengah menggelar roadshow serap aspirasi dalam rangka program 100 hari kerja di Aula Kecamatan Sapuran, Senin (16/5).
Goris mengakui ia kewalahan untuk mendorong anak-anak tersebut agar bersedia melanjutkan sekolah. Bahkan sekarang ini tren pernikahan dini di Banyumudal malah meningkat, sehingga saya merasa perlu meminta bantuan dari Pemerintah Kabupaten untuk turut menyosialiasikan pentingnya melanjutkan sekolah kepada anak-anak kami, ungkap Goris lebih lanjut.
Selain mengeluhkan rendahnya minat sekolah anak-anak, Kades perempuan pertama di Banyumudal tersebut juga menyebut kerusakan jalan utama Sapuran  Banyumudal sudah sangat parah. Kami kesulitan untuk melalui jalan rusak tersebut, terlebih ketika hujan turun, jalan menjadi sangat membahayakan bagi pengguna, terang Goris. Pemkab Wonosobo, menurutnya perlu secepatnya mengambil langkah demi menyikapi kedua keluhan tersebut.
Keluhan dari Desa Banyumudal tersebut menjadi salah satu persoalan yang mengemuka dalam forum penyerapan aspirasi di Kecamatan Sapuran. Sekretaris Dinas Pendidikan Kebudayaan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Wonosobo, Satriyatmo yang menjawab permintaan Kades Banyumudal untuk menyosialisasikan pentingnya melanjutkan sekolah, mengaku pihaknya sudah pernah melakukannya. Untuk sosialisasi gerakan ayo sekolah sudah pernah kami lakukan, namun apabila dibutuhkan, kami siap untuk menggelarnya lagi demi meningkatkan minat anak untuk melanjutkan pendidikan mereka, tegas Satriyatmo.
Sementara, terkait keluhan jalan utama Sapuran-Banyumudal yang rusak berat, Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air, Supriyanto mengaku telah mengalokasikan anggaran sebesar 1 Milyar Rupiah. Alokasinya adalah untuk ruas jalan dari Tanjungsari sampai ke Banyumudal, hanya karena anggaran tersebut terhitung minim, maka perlu ditentukan prioritas ruas mana yang mendesak untuk diperbaiki, bebernya.
Bupati Eko Purnomo, dalam arahannya mengakui pihaknya memang tengah berupaya menyerap berbagai aspirasi dari warga masyarakat se-Wonosobo melalui rangkaian roadshow ke 15 Kecamatan. Sapuran ini menjadi Kecamatan ke-10 yang telah kami datangi sebagai upaya menangkap aspirasi, jelas Eko. Bersama jajaran pejabat dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, seperti Dikbudpora, Dinas Bina Marga dan SDA, Kantor Admindukcapil, Dinas Kehutanan dan Lingkungan Hidup, Kantor Kesbangpol, sampai Bagian Pemerintahan dan Bagian Komtel Setda, Bupati berharap agar permasalahan apapun yang terjadi di wilayah secepatnya bisa disikapi dan dicarikan solusinya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here