Irigasi Wangan Tengah Desa Perboto Putus

WONOSOBOZONE – Dandim  0707/ Wonosobo Letnan Kolonel Czi Dwi Hariyono,
dalam mewujudkan program swasembada pangan, terjun langsung kelapangan sesuai laporan warga desa Perboto kecamatan Kalikajar didampingi oleh Danramil
-07/Kalikajar Kapten Inf Kusno Miharto,Kordinator PPL Asep, Ketua Gapoktan Raharjo Sabar Ismanto dan aparat desa setempat pada hari Rabu
2 Maret 2016.
Hasil laporan dari ketua Gapoktan Raharjo Bapak Sabar Ismanto bahwa sanya saluran irigasi wangan tengah
yang mengaliri lahan seluas 150 Ha putus karena longsor sepanjang 20 m ke dalaman 16 m,
sehingga petani yang mengandalkan saluran irigasi tersebut selama kurun waktu 5
bulan hanya mengandalkan curahan air hujan/tadah hujan. Masukan dari petani beserta PPL
sudah disampaikan langsung ke Dandim dengan harapan saluran irigasi yang
selama ini tidak berfungsi dapat segera teratasi.
Dalam penyampaiannya Dandim kepada KaGapoktan beserta
PPL dan petani. untuk bersabar menunggu hasil kordinasi Dandim dengan pejabat terkait, sehingga
yang menjadi kendala petani desa perboto khususnya dan desa-desa yang lain yang
mengalami kendala masalah air dapat segera diperbaiki, dalam menunjang program
pemerintah dalam hal Swasembada pangan.
Kerjasama semua pihak memangharus selalu terjalin, sehingga kalau terjadi kendala dilapangan akan segera ada penanganan. Irigasi sangat
vital bagi petani disamping bibit, penanaman tepat waktu, penyiangan yang
baik, tidak kalah pentingnya obat-obatan yang
bisa untuk membasmi hama dan untuk meningkatkan hasil produksi tandas Dandim.

Pada kesempatan itu beliau berterimakasih
pula kepada Babinsa dengan segala keterbatasan baik sarana dan pengetahuan mampu mengajak petani untuk mengikuti
program pemerintah dalam meningkatkan swasembada pangan di
wilayah binaan masing-masing. Peranserta PPL
sangat dominan dalam hal ini karena memang bidangnya.Untuk itu beliau berpesan pada Babinsa teruslah belajar dan berkarya jalin kerjasama
yang baik,sehingga bisa mengatasi kesulitan yang
dialami warganya, sesuai dengan sumpah prajurit yang ke-8 “
mampu mangatasi kesulitan rakyat sekelilingnya”.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here