Inovasi Terbaru PATEN, Akta Kelahiran dan Kematian Diantar Sampai Ke Alamat Pemohon

WONOSOBOZONE – Pelayanan Administrasi Terpadu Kecamatan (PATEN) diperbarui dengan inovasi yang kian memudahkan masyarakat. Melalui kerjasama sinergis antara Pemkab Wonosobo dengan Kantor Pos Indonesia, warga masyarakat yang ingin mengurus akta kelahiran maupun akta kematian kini tak perlu lagi jauh-jauh datang ke Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil). “Pemohon layanan akta kelahiran dan akta kematian kini tak perlu lagi mengantre sejak pagi-pagi hari di Dinas Dukcapil karena cukup dengan datang ke Kantor Kecamatan masing-masing, nantinya akta akan diantar langsung ke alamat pemohon oleh petugas dari kantor Pos,” tutur Siswanto, Kasi Pelayanan Pencatatan Sipil, Dinas Dukcapil ketika ditemui seusai acara Rakor Pemerintahan Umum di halaman Kecamatan Kejajar, Selasa (5/11).

.

Kepastian perihal pengalihan layanan akta dari Dinas Dukcapil ke Kecamatan tersebut, menurut Siswanto merupakan salah satu bentuk inovasi layanan PATEN, yang didukung penuh Kantor POS. Adanya inovasi itu, diakui Siswanto bakal memudahkan warga, karena selain lebih dekat juga tidak perlu keluar terlalu banyak biaya. “Selama ini, ada warga yang berdomisili jauh dari Wonosobo harus mengeluarkan biaya hingga ratusan ribu rupiah untuk mengurus akta kelahiran maupun akta kematian,” jelas Siswanto. Tak hanya itu, proses baru tersebut diakui Siswanto juga akan memangkas antrean pemohon yang sering mengular di Dinas Cukcapil Kabupaten. Hal itu dibenarkan Kepala Bagian Pemerintahan Setda, Tono Prihatono ketika memberikan penjelasan mengenai prosedur pelayana akta kematian dan kelahiran di depan Bupati Wonosobo, Eko Purnomo. Alur layanan akta, seperti dikatakan Tono diawali dari pemohon datang ke kecamatan setempat, dengan membawa berkas persyaratan untuk didaftarkan kepada petugas.

.

“Petugas kecamatan kemudian akan memverifikasi berkas pemohon, dan kemudian mencetak draft akta sementara untuk dikirimkan ke kantor pos,” jelas Tono. Pihak kantor pos, menurut Tono selanjutnya akan mengirimkan draft tersebut ke Dinas Dukcapil Kabupaten dan diproses lebih lanjut sampai akhirnya terbit Akta. Setelah diterbitkan akta kelahiran maupun kematian, petugas dari Dinas Dukcapil kemudian akan mengirimkan kembali ke kantor pos, untuk selanjutnya dikirimkan ke alamat pemohon. “Petugas kantor pos juga mengirimkan daftar salinan tembusan pengiriman akta kelahiran / kematian ke Kecamatan setempat,” terang Tono.

.

Menanggapi munculnya inovasi layanan Paten tersebut, Bupati Wonosobo Eko Purnomo mengaku sangat apresiatif. Dalam sambutannya, Bupati menegaskan pentingnya inovasi untuk pelayanan publik seperti halnya layanan kependudukan. Kepada para Camat maupun Kepala Desa yang hadir di acara rakor tersebut, Bupati juga berpesan agar adanya inovasi layanan Paten disosialisasikan ke warga masyarakat di wilayah kerja masing-masing. “Agar kemudahan dan efisiensi layanan kependudukan ini dapat segera dirasakan oleh seluruh warga masyarakat Kabupaten Wonosobo,” pungkas Bupati.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here