Ini Daftar Nama Mahasiswa Yang Dituding Berkhianat dan jadi “Pelacur Intelektual”

WONOSOBOZONE – Senin (18/5), Presiden Joko Widodo mengundang sejumlah aktivis Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) seluruh Indonesia ke Istana. Dalam pertemuan tersebut dibicarakan rencana aksi demo besar-besaran pada 21 Mei nanti. Juga membahas berbagai masalah yang dihadapi masyarakat saat ini.

Pertemuan itu disinyalir oleh beberapa pihak sebagai upaya Jokowi untuk membungkam aksi demonstrasi mahasiswa pada 21 Mei nanti. Dan hadirnya para pimpinan BEM dalam pertemuan tersebut dianggap sebagai penghianatan terhadap independensi mahasiswa yang dalam sejarahnya selalu menjadi oposisi bagi pemerintah, mengontrol kekuasaan pemerintah supaya tidak melenceng dari garis cita-cita bersama bangsa.
Juga penghianatan terhadap organ-organ kemahasiswaan yang berencana makzulkan Jokowi-JK dari pimpinan pemerintahan.
Di media sosial, beredar daftar pimpinan BEM se-Indonesia yang hadir dalam pertemuan tersebut:
Andi Aulia Rahman (Ketua BEM UI)
Rony Setiawan (Ketua BEM UNJ)
Aa Habibi Baihaki (Ketua BEM Unpad)
Ahmad Khairudin (Ketua BEM Unila)
M Adzhar Afif (Ketua BEM IPB)
MP Garry (Ketua BEM ITB)
Satria Tiputra (Ketua BEM UGM)
Imron Ibnu Fajri (Ketua BEM ITS)
Ketua BEM UIN Jakarta
Ketua BEM Atmajaya Jakarta
Pury (Ketua BEM Trisakti)
Ketua BEM ISIP Jakarta
Ketua BEM Unpar
Ketua BEM Unisba
Ketua BEM Unpas
Ketua BEM Upi
Ketua BEM Unikom
Demikian dikutip dari laman Pribuminews (19/5/2015).
Selain label pengkhianat, nama-nama mahasiswa tersebut juga di label sebagai “pelacur intelektual” oleh mahasiswa yang demo pada hari Rabu, 20 Mei 2015.
Dikutip dari Okezone (20/5/2015), Keluarga Besar Mahasiswa (KBM) Universitas Bung Karno (UBK), mengecam kehadiran para mahasiswa yang diundang Presiden Joko Widodo (Jokowi) beberapa waktu lalu. Mereka menganggap kehadiran mahasiswa di Istana Negara tersebut sebagai “pelacur intelektual”.
Pertemuan yang berlangsung pada Senin 18 Mei 2015 itu dihadiri oleh sejumlah aktivis Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Indonesia dan organisasi intra kampus.
“Kami berbeda, kami dari KBM UBK menganggap kawan-kawan yang hadir dalam undangan Presiden Jokowi itu sebagai ‘pelacur intelektual’,” ujar Juru Bicara KBM UBK, Santoso, di depan Istana Negara, Rabu (20/5/2015).

http://bem.ui.ac.id/tuntutan-bem-se-ui-kepada-presiden/

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here