Imigrasi Beri Reward WNA Taat Hukum

Kepala Kantor Imigrasi Kelas II Wonosobo, Soeryo Tarto Kisdoyo mengunjungi dan memberikan penghargaan
kepada WNA Jepang, Yuko Jinto.

WONOSOBOZONE – Kantor Imigrasi Kelas II Kabupaten Wonosobo memberikan penghargaan kepada Warga Negara Asing (WNA) yang tinggal di Indonesia dan taat hukum. Hal tersebut terlihat ketika Kepala Kantor Imigrasi Kelas II Kabupaten Wonosobo, Soeryo Tarto Kisdoyo berkunjung ke salah satu WNA yang berdomisili di Dusun Giyanti, Desa Kadipaten, Kec. Selomerto, Kab. Wonosobo pada beberapa hari terakhir. “Kami selenggarakan Awarding untuk para WNA yang tinggal di Indonesia khususnya Wonosobo secara tertib dan legal. Selain itu, kami juga memberi apresiasi yang tinggi kepada salah satu WNA tersebut, karena selama 5 tahun tinggal di Giyanti, dia mematuhi peraturan yang ada disini,” terang Soeryo ketika diwawancarai Wonosobo Zone, Sabtu (4/2).

Yuko Jinto belajar Gamelan
Soeryo mengaku pihaknya gencar dalam melakukan sosialisasi terhadap WNA dalam beberapa waktu terakhir. Imbasnya, dikatakan Soeryo, WNA tersebut sering kali memberikan dampak positif ketika berbaur dengan warga sekitar. “Pada dasarnya, keberadaan orang asing di Indonesia memiliki dampak, baik positif maupun negatif. Dan apa yang dialami oleh WNA asal Jepang yang ada di Giyanti ini merupakan salah satu bentuk pengaruh positif,” urainya. Kepala Kantor Imigrasi tersebut menambahkan, pengaruh positif dari WNA tersebut dapat diambil hikmahnya oleh masyarakat sekitar untuk saling bertukar pengalaman yang tidak didapatkan di Indonesia.
Yuko Jinto belajar Kesenian Tradisional Jawa

Sementara, salah satu WNA wanita asal Jepang yang tinggal di Wonosobo, Yuko Jinto terlihat gembira ketika bisa tinggal di Indonesia. “Saya sangat senang sekali dapat berdomisili di Indonesia, karena dulu saya tertarik dengan budaya Indonesia khususnya Jawa, seperti wayang dan juga tari-tarian,” ungkap wanita yang bersuami orang Indonesia tersebut. Yuko juga mengaku pihaknya kerap mengisi materi bahasa Jepang dalam kegiatan belajar mengajar yang ada di pondok pesantren sekitar. “Selain saya belajar tentang budaya Jawa, saya juga sedikit bantu di pesantren, dan tanggapan anak-anak pesantren tampak senang ketika saya bercerita tentang Jepang dan dunia luas,” pungkasnya.

Beberapa makanan khas jepang yang disajikan oleh Yuko Jinto dalam menyambut kedatangan pihak Imigrasi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here