Hutan Gunung Sumbing Terbakar

Foto: Ilustrasi
WONOSOBOZONE – Hutan lindung di Lereng Gunung Sumbing tepatnya dipetak petak 25 dan Petak 26 B di Desa Kemloko  Bagian Kesatuan Pemangku Hutan (BKPH) Temanggung, Kesatuan Pemangku Hutan (KPH) Kedu Utara, terbakar, Kamis (20/08/2015).
Kepala Bagian Kesatuan Pemangku Hutan (BKPH) Temanggung,  Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Kedu Utara Cahyono mengatakan kebakaran pada perbatasan antara BKPH Temanggung dan Magelang. “Personel gabungan berupaya memadamkan dan mencegah agar api tidak merembet,” katanya
Menurutnya, titik api terlihat pertama kali sekitar pukul 06.00 WIB yang kemudian api terus membesar dan melebar. Vegetasi yang telah kering dan besarnya tiupan air menjadi penyebab cepatnya api meluas.
Dikatakan  penyebab kebakaran dipastikan ulah manusia yang tidak bertanggungjawab, sebab api tidak akan sampai di hutan apabila tidak dibawa oleh manusia. Hanya saja siapa orang tersebut dan dari mana asalnya masih dalam penyelidikan.
Informasi yang berhasil dihimpun dari anggota Koramil Tembarak, kebakaran hutan tersebut terjadi di Desa Jetis Kecataman Selopampang di petak 25 dan 26 B KPH Kemloko Kecamatan tembarak.
Serda Budi Wahyono anggota Kodim 0706 Temanggung mengatakan mengetahui ada api membakar hutan lindung, personel Kodim 0706 Temanggung langsung diperintahkan membantu pemadaman. ” Kami bersama petugas dari perhutani Temanggung langsung menuju lokasi kebakaran untuk memadamkan api,”katanya.
Menurutnya, hingga tadi malam api belum bisa dipadamkan, sebagian petugas masih berusaha memadamkan api secara bergotong royong. Diperkirakan luasan hutan yang terbakar sudah mencapai dua hektare.
“Yang terbakar rumput ilalang, dan vegetasi lainnya, rumput sudah sangat kering jadi api mudah merembet,”tegasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here