Hubungan Pemdes-BPD Harus Se-Harmonis Suami-Istri

WONOSOBOZONE – Kunci keberhasilan pembangunan desa terletak pada kekompakan dan keharmonisan semua elemen masyarakat di dalam nya. Dua elemen utama, yaitu pemerintah desa, mulai dari Kades, Sekdes hingga para perangkatnya dengan unsur Badan Permusyawaratan Desa (BPD) pun sewajibnya memiliki hubungan yang harmonis. Wakil Bupati Wonosobo, Agus Subagiyo bahkan mengibaratkan hubungan antara Pemdes-BPD selayaknya hubungan sepasang suami-istri dalam sebuah rumah tangga. “Dengan semakin harmonisnya jajaran pemerintahan desa dengan unsur BPD maka pembangunan juga akan lebih lancar serta membawa kemajuan bagi desa,” ungkap Wabup di depan forum komunikasi BPD se-Kecamatan Leksono, yang menggelar rapat di Balai Desa Manggis, Kamis (29/9).
Kepada para Ketua BPD, Wabup meminta mereka agar melaksanakan pekerjaan sesuai tugas pokok dan fungsi (Tupoksi) nya, dan tak sekedar mencari-cari kelemahan Kades beserta para perangkatnya. “BPD ini seperti lembaga parlemen dalam pemerintahan daerah, yang tupoksinya lebih kepada pengawasan terhadap kinerja pemerintahan desa, sehingga apabila ada hal-hal yang dirasa perlu perbaikan, seharusnya secepatnya memberikan masukan dan saran yang membangun,” tegas Wabup. Proses pembangunan desa demi mewujudkan kesejahteraan warga masyarakat, disebut Wakil Bupati tak akan berhasil apabila antara Kades dengan BPD hanya saling mencari kelemahan masing-masing. “Contohnya sudah banyak, desa-desa terhambat pembangunannya gara-gara Pemdes-BPD tak akur dan cenderung lebih sering saling menyalahkan tanpa upaya mencari solusi,” tandas Wabup.
Arahan Wakil Bupati tersebut, menurut Camat Leksono Abu Yamin, telah sejalan dengan semangat yang diusung jajaran BPD di wilayahnya. Menurut Abu, forum pertemuan antara BPD se-Kecamatan, menjadi salah satu wahana untuk menyamakan persepsi terkait tugas pokok dan fungsi mereka. “Melalui forum komunikasi yang menghadirkan narasumber Kepala Bagian Pemerintahan Setda ini, diharapkan ada kesepahaman yang sama terkait apa saja tugas-tugas BPD, khususnya dalam kaitan kerjasama sinergis dengan Pemerintah Desa,” jelas Abu. Sejauh ini, menurut Abu Yamin, hubungan antara Pemdes-BPD di wilayah Leksono terjalin sangat baik, termasuk dalam pengelolaan dana transfer desa nya. “BPD terlibat dan turut bertanggungjawab dalam pengelolaan keuangan desa, sampai alokasi dana transfer untuk pembangunan pun mereka saling berkomunikasi dan berkoordinasi secara intensif,” pungkas Abu.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here