Hipmi Pondok Pesantren Fathul Mu’in Ali Masykur sebagai Hipmi Pondok Pesantren Pertama di Indonesia

WONOSOBOZONE – Sejarah Indonesia tidak bisa dilepaskan dari perjuangan para Kiai, Santri dan Pondok Pesantren sebagai tempat berkumpul, belajar ilmu agama, tata krama, belajar tentang kehidupan, belajar bekerja, berdagang, mewujudkan kemandirian ekonomi dan berjuang mewujudkan kemerdekaan Indonesia.

Sejarah menyebutkan bahwa pondok pesantren sudah ada sejak jaman Wali Songo yaitu awal abad ke 14. Dimana waktu itu Syekh Maulana Malik Ibrahim atau yang lebih dikenal dengan nama Sunan Gresik (wafat tahun 1419 M) mendirikan Pondok di Desa Leran Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik.

Pondok Pesantren berkembang dengan sangat pesat menjadi pusat belajar dan kegiatan bagi warga di sekitarnya. Kontribusi Pondok Pesantren sangat besar baik bagi kehidupan ekonomi sekitar maupun kontribusi secara nasional.

Jumlah pondok pesantren di Indonesia 28.984 dengan jumlah santri mencapai 4.290.626 ( Data EMIS 2016 di tulis oleh Asep Syafrudin, Bagian Data, Sistem Informasi dan Humas. Setditjen Pendidikan Islam, Kementerian Agama).

Ini menjadi sangat penting dan menjadi Potensi yang sangat besar bagi perekonomian Indonesia. Oleh karena itu, sangat strategis jika HIPMI Sebagai organisasi yang menaungi para pengusaha muda di Indonesia untuk Membentuk Kepengurusan Hipmi di tingkat Pondok Pesantren. Bersama-sama mewujudkan kemandirian ekonomi bangsa. Diharapkan Hipmi Pondok Pesantren mampu melahirkan Wirausahawan baru dan menjadi kekuatan ekonomi baru di Indonesia.

Alhamdulillah pada tanggal 21 Mei 2019 Hipmi Wonosobo telah mengawali Pembentukan sekaligus Pengukuhan Pengurus Hipmi Pondok Pesantren Fathul Mu’in Ali Masykur sebagai Hipmi Pondok Pesantren Pertama di Indonesia. Pada acara tersebut sekaligus penyerahan MoU pembentukan Pondok Pesantren Digital oleh BPC HIPMI Kabupaten Wonosobo.

Diharapkan Hipmi Pondok Pesantren bisa menjadi program Nasional BPP HIPMI dan memberikan manfaat seluas-luasnya untuk perekonomian Indonesia. (Alf)

BACA JUGA:  Mahasiswa disuruh pakai kardus saat ujian agar tak mencontek

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.