Hanya 17 Menit, Ratusan Rumah Dikawasan Sirandu Rusak Disapu Lensus

WONOSOBOZONE – Angin Puting beliung, atau yang sering juga disebut dengan Lesus kembali melanda Wonosobo, Sabtu (14/5). Tak kurang dari 100 rumah warga yang bermukim di kawasan Sirandu rusak akibat kejadian singkat tersebut. Kuat, Lurah Rojoimo ketika ditemui di sela kegiatan gotong royong  bersama warga menyebut tak kurang dari 68 rumah rusak akibat lesus tersebut. 8 Rumah Rusak kategori berat, dan 60 an rumah lainnya rusak ringan, jelas Kuat. Sementara, di Kelurahan Pagerkukuh, kerusakan akibat angin puting beliung menimpa sekitar 40 rumah.
Bintara Pembina Desa (Babinsa) Pagerkukuh, Serda Sumarlan mengatakan dari penghitungan sementara, pihaknya menemukan 10 rumah yang rusak cukup berat, sementara 30 rumah masuk kategori kerusakan ringan. Anggota Kodim 0707/Wonosobo dipimpin oleh Danramil Kota, Kapten Punidi langsung terjun ke lokasi, di Pegerkukuh dan Rojoimo demi membantu warga terdampak lesus, terang Sumarlan. Kerugian materi, untuk sementara masih terus dihitung karena banyak warga yang menurut Sumarlan belum melaporkan tingkat kerusakan rumahnya.
Kejadian lesus, sebagaimana dituturkan Kepala Pelaksana  Harian (Kalakhar) BPBD Kabupaten Wonosobo, Prayitno berawal pada sekitar pukul 14.30 WIB. Hanya sekitar 17 menit, mulai 14.30 WIB sampai dengan 14.47 WIB dan terkonsentrasi di 4 titik, jelas Prayitno yang bersama anggota SAR dan personel BPBD juga langsung menyalurkan bantuan kepada warga terdampak.
Keempat titik yang terkena lesus, menurut Prayit berada di kawasan Sirandu, meliputi Pagerkukuh, Rojoimo, Sariyoso dan Mirombo. Awal angin dari arah Banyu Urip, Wonosobo timur dan bergerak ke kawasan Sirandu, imbuhnya. Meski tak menimbulkan korban jiwa, Prayit menyebut ada korban terluka akibat terkena reruntuhan rumah. Korban luka atas nama Wakiyo (65) dan Kenny (2) yang mengalami luka sobek dan lecet di bagian kepala, dan langsung dibawa ke Rumah Sakit Islam, terang Prayitno lebih lanjut.
Pihak BPBD, menurut pemilik Doktor Bidang Administrasi Publik tersebut, selain turun langsung membantu warga, juga telah memberikan bantuan demi meringankan beban para korban lesus. Untuk sementara, bantuan yang telah tersalur adalah 80 lembar seng, 13 terpal, makanan beserta lauk pauk, 4 dus besar mi instan, 4 Dus Air mineral, dan Paku 8 Kilogram, urainya. Sementara, bantuan dari Palang Merah Indonesia (PMI) Wonosobo yang sudah tersalur, dikatakan Prayitno  meliputi 10 terpal, 500 Kilogram beras, beberapa dus mi instan, serta minyak goreng dan Gula.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here