Halal Bi Halal PPAD Kabupaten Wonosobo


WONOSOBOZONE – Tugas kepada negara boleh selesai, akan tetapi perjuangan dalam mengabdi kepada negara dan bangsa tidak mengenal waktu dan tempat.  Hal ini dilakukan oleh para pensiunan TNI AD yang tergabung dalam PPAD (Persatuan Purnawirawan Angkatan Darat ).  Mereka berkumpul untuk memberikan masukan kepada yunior yang masih dinas.   Seperti yang dilakukan pada saat peringatan halal bi halal PPAD Kab Wonosobo di Resto Ongklok Sabtu (15/8). Dihadiri oleh Pasi Intel Kodim, Pepabri, FKPPI, PPM dan anggota PPAD se Kab Wonosobo.
Komandan Kodim 0707/Wsb yang diwakili oleh Kapten Inf Heru Utomo menyampaikan bahwa terima kasih atas undangannya,  dengan adanya PPAD ini bisa memberi masukan kepada yang masih aktif sehingga bisa menjalankan tugas dengan baik berkat bimbingan para senior.  Walaupun usia sudah tidak muda lagi akan tetapi semangat masih tinggi untuk mengabadi kepada negara dan bangsa.  Sebagai yunior masih sangat membutuhkan bimbingan dan arahan dari para purnawiraan karena mereka lebih banyak pengalaman selama bertugas.
Kapten Purn HM Salimun selaku ketua PPAD menyampaikan bahwa PPAD sebagai tempat berkumpulnya para purnawirawan angkatan darat untuk saling berbagi informasi dan silaturahmi sehingga walaupun sudah purna tugas jalinan persaudaraan tetap berlangsung.
Dengan membentuk organisasi kita bisa eksis lanjutkan perjuangan mengabdi kepada bangsa dan negara.  Kalau kita sendiri – sendiri tidak mungkin memberi masukan kepada rekan – rekan yang masih aktif.  Dengan organisasi juga banyak manfaat yang diperolehnya.
Acara halal bi halal diisi dengan tausiah yang diberikan oleh H Zaenal Maarif mengenai pentingnya silaturahmi.  Salah satu manfaatnya adalah memperlancar rejeki dan memperpanjang umur.   Sebagai purnawirawan mari  kita belajar dari ilmu padi yaitu padi yang tumbuh bertama berdiri tegak keatas semakin tua padi tersebut maka semakin merunduk, begitu pula dengan manusia diharapkan semakin tua tingkah laku bijaksana dalam berfikir dan bertindak.  Sehingga bisa menjadi panutan bagi generasi muda.
Kita hidup didunia diperintah oleh sang pencipta untuk mengelola alam sebaik mungkin untuk kesejahteraan bersama. Oleh sebab itu jangan membuat kerusakan alam semesta ini  dimulai dari diri sendiri.   Alam merupakan titipan anak cucu kita maka wajib kita jaga walaupun kita sudah pensiun berbuat terbaik tetap harus dilaksanakan sampai titik akhir hayat.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here