Gubernur Ahok Apresiasi Karya Start-up Tim Wonosobo

KUNJUNGI. Ahok dan MenPan Yuddy kunjungi stand tim Kolodete dan Sabtu pagi dari Wonosobo, kemarin (15/11). Foto erwin abdillah / wonosobo ekspres

WONOSOBOZONE – Dalam even final Hackathon Merdeka 3.0 yang diikuti sedikitnya 70 tim dari seluruh Indonesia dan menggelar ekspo di gedung Menara Telkom Multimedia Jakarta, gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaya Purnama atau Ahok, mengapresiasi gagasan dari tm Wonosobo. Bahkan Ahok sendiri memberikan beberapa masukkan untuk situs atau start-up yang bertemakan kependudukan. Di lokasi penjurian lantai tiga, dua tim Wonosobo yakni Tim Kolodete dan Tim Sabtu Pagi mendapat beberapa tanggapan dari gubernur Ahok.
“Ini bagus-bagus karyanya. Dari Wonosobo ya? Kalau bisa sekalian dikembangkan untuk aplikasi android dan IOS karena pengguna mobile sekarang lebih banyak dan praktis,” kata Ahok saat mengunjungi stand Sabtu Pagi yang diketuai Erwin Abdillah dengan karya startup Siap Grak yang berfokus mendata masalah ketenagakerjaan.
Erwin mengaku bangga bisa menunjukkan karya timnya kepada gubernur Ahok dan selama ini penasaran dengan sosok Ahok yang ternyata sangat ramah.
“Pak Ahok beda dengan yang diberitakan media, sangat ramah dan welcome. selain itu memberi kami masukkan secara langsung yang artinya beliau peduli pada bisnis teknologi dan karya anak muda,” kata Erwin.
Sementara itu, di lantai enam, gubernur ahok juga menyambangi stand Sinkrone yang juga berasal dari wonosobo dan mengapresiasi karya Sinkrone yang selaras dengan visi dari Jakarta Smart City. Meskipun perwakilan Wonosobo belum berhasi lolos menjadi juara, namun menurut Ma’arif ketua Tim Sinkrone menjadi sebuah pengalaman yang sangat berarti.
“Meskipun belum berhasil menjadi juara namun kami telah berusaha untuk menyajikan sebaik mungkin dan bisa belajar tentang bisnis teknologi di beberapa start-up di jakarta,” katanya kemarin (15/11).
Gelaran final Hackathon juga dikunjungi oleh MenPan-RB Yuddy Chrisnandi yang juga mampir di seluruh stand tim Wonosobo. Menurut MenPan Yuddy, karya Tim Kolodete yang diketuai Raka Nugraha dan bernama Moomongan sangat potensial untuk dikembangkan dan sangat membantu isu-isu sosial karena mengangkat tentang perlindungan perempuan dan anak.
“Kami tidak menyangka dikunjungi menteri dan gubernur Ahok. Bahkan gubernur Ahok cukup lama mencoba startup kami. Sehingga kami merasa termotivasi dan lebih percaya diri,” kata Raka yang sehari-hari sibuk membuat applikasi untuk instansi itu.
Hackathon Merdeka 2 yang digagas Code4nation dan didukung Telkom tersebut juga mengajak para finalis mengunjungi kantor-kantor startup ternama di Jakarta. Diantaranya termasuk Tokopedia, bukalapak, dan Traveloka yang tengah dalam masa perkembangannya.
Menurut Dani Heriyanto, salah satu anggota tim Sabtu Pagi, kegiatan kunjungan tersebut merupakan hadiah yang spesial bagi para finalis dalam event hackathon.
“Dengan mengunjungi langsung kantor-kantor startup tersebut kami bisa belajar banyak dan mendapat inspirasi untuk diterapkan pada karya kami sendiri. Kami juga mendapat banyak pengetahuan tentang awal mula berdiri hingga sukses seperti sekarang, yang bisa kami tiru,” pungkasnya. (win)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here