Generasi Penerus Diminta Teladani Sifat-Sifat Kepahlawanan

Tabur bunga sebagai rangkaian peringatan hari   pahlawan_1
WONOSOBOZONE – Melalui
peringatan Hari Pahlawan tahun 2015, generasi penerus diminta meneladani
sifat-sifat kepahlawanan, hal ini diungkapkan Kapolres Wonosobo, AKBP.Aziz
Andriansyah,S.H.,S.IK,M.Hum., saat menjadi inspektur upacara peringatan Hari
Pahlawan tahun 2015, Selasa, 10 November di halaman Pendopo Kabupaten Wonosobo.
Menurut
Aziz, Hari Pahlawan tahun ini mengambil tema “semangat kepahlawanan adalah
jiwa ragaku”, makna dari tema tersebut adalah untuk menginternalisasi jiwa
semua anak bangsa agar nilai kepahlawanan terpatri dan merasuk ke dalam
sanubari yang paling dalam untuk meneladani sifat-sifat kepahlawanan yaitu rela
berkorban, tanpa pamrih, bekerja keras, jujur, berani demi kebenaran serta
patriotik.
Apa lagi
saat ini Bangsa Indonesia masih menghadapi tantangan persatuan, keutuhan dan produktifitas
bangsa. Mulai dari terjadinya konflik intoleransi antar umat beragama,
berkembangnya faham radikalisme, tawuran antar kampung maupun antar pelajar,
maraknya penyalahgunaan narkoba, atau kekerasan terhadap anak dan perempuan. Keadaan
ini jauh dari apa yang dicita-citakan dan diperjuangkan oleh para pendiri
bangsa yang telah mewariskan Negara Kesatuan Republik Indonesia kepada generasi
saat ini.
Aziz
mengajak seluruh masyarakat, khususnya para generasi penerus, untuk merenungkan
langkah besar bapak bangsa seperti Soekarno, Mohammad Hatta, Wahid Hasyim,
Mohammad Yamin, Abdul Kahar Mudzakkir, Agus Salim, Abikusno Tiokrosoejoso, AA
Maramis dan Ahmad Subarjo yang terhimpun dalam panitia sembilan BPUPKI. Mereka
telah mewariskan lima norma dan nilai-nilai yang kemudian menjadi pancasila
sebagai dasar negara, sebagai ideologi pemersatu bangsa, juga sebagai spirit
kegotong-royongan dalam bermasyarakat dan bernegara.
Langkah
besar dan semangat kepahlawanan para pendiri bangsa itulah yang perlu
didiseminasikan kepada seluruh rakyat indonesia untuk memberikan penguatan
semangat dalam menghadapi setiap tantangan dan ujian yang dihadapi negeri ini.
Untuk itu momentum ini harus dijadikan sebagai satu langkah baru untuk
membangun keyakinan dan optimisme kita sebagai warga bangsa untuk dijadikan
landasan revolusi karakter bagi Bangsa Indonesia menjadi negara maju dan
bermartabat.
Meski dalam
cuaca agak mendung, dalam upacara yang diikuti kompi dari POLRES, TNI, PNS,
Pelajar SMP dan SMA, serta beberapa purnawirawan POLRES dan TNI, mereka tampak
serius dan khidmat mengikuti upacara bendera peringatan hari pahlawan. Apalagi saat salah satu anggota Paskibra
Kabupaten Wonosobo membacakan pesan-pesan perjuangan atau kata mutiara dari
beberapa para Pahlawan Nasional, seperti
pesan Pahlawan
Nasional Pangeran Sambernyowo
atau KGPAA Mangkunegoro I, yakni Rumongso Melu Handarbeni (merasa
ikut memiliki), Wajib Melu Hangrungkebi (wajib ikut mempertahankan), Mulat Sariro Hangroso Wani (mawas diri dan berani
bertanggung jawab), yang mana hal ini merupakan
prinsip Tri Dharma yang dikembangkan oleh Mangkunegoro I, sebagai penggugah semangat kepahlawanan bagi
masyarakat Indonesia agar senantiasa ingat akan jasa dan perjuangan para
pendahulu bangsa.
Setelah upacara dilanjutkan dengan upacara tabur bunga
di TMP Wiropati, yang diikuti jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah, Ketua
dan anggota DRPD, dan semua Kepala Organisasi Perangkat Daerah.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here