Gelar Budaya Wujud Ekspresi Seni Budaya Daerah

WONOSOBOZONE – Gelar Budaya bisa wujud ekspresi seni budaya daerah yang dikemas dengan berbagai kreatif oleh masyarakat. Hal ini diungkapkan Staf Ahli Bupati bidang Ekonomi dan Sosial, Musyafak, saat memimpin tim XV Gelar Budaya di Kecamatan Garung, Sabtu (14/7).

Menurutnya, Gelar Budaya, yang digelar serentak di 13 kecamatan dan dalam rangka memperingati Hari Jadi Wonosobo ke 193 Tahun 2018, merupakan acara yang atraktif dengan nilai budaya yang tinggi , yang mana menjadi sebuah nilai dan gagasan yang tumbuh dan berkembang di tengah masyarakat Wonosobo, dan harus didukung bersama, sehingga acara ini mampu mengetengahkan aktualisasi seni dan budaya secara menyeluruh.

Keberadaan dan konsistensi nilai seni dan budaya daerah di Kabupaten Wonosobo sendiri dimaksudkan untuk mengangkat harkat, martabat, citra dan jati diri, yang secara keseluruhan harus dicerminkan melalui langkah dan perilaku luhur masyarakat pendukungnya. Sebab harus disadari semua pihak, penghargaan dan apresiasi masyarakat terhadap kebudayaan daerah, merupakan pusaka budaya yang patut dikedepankan, untuk mengetengahkan gerakan sadar budaya, sehingga mampu menjadi jembatan kebanggaan terhadap budaya daerah itu sendiri yang memiliki daya kompetitif tinggi, dalam mengikuti persaingan di era globalisasi sekarang ini.
Ia menambahkan, sebagai daerah yang mencita-citakan dirinya menjadi daerah tujuan wisata yang handal, maka sudah barang tentu berbagai kepentingan pelaku pembangunan harus dapat dipadukan, termasuk juga masyarakat seni, sehingga mampu memberi manfaat yang sebesar-besarnya bagi semua pihak. Peristiwa ini menjadi penting manakala segenap lapisan masyarakat, yang dimotori oleh tiga domain pelaku pembangunan, yakni kalangan birokrasi pemerintah, pengusaha dan lembaga sumberdaya masyarakat, mendukung kegiatan ini.

Kegiatan Gelar Budaya diharapkan juga bisa mengkolaborasikan berbagai potensi daerah yang dimiliki, sehingga ada multiplyer effect, yang pada akhirnya akan lebih menggerakkan roda perekonomian masyarakat dan berimbas pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.

BACA JUGA:  Tari Kolosal Topeng Lengger Meriahkan Hari Jadi Wonosobo ke 194

“Satu hal yang terpenting dalam gelar Budaya kali ini, kegiatan ini bukanlah kegiatan hura-hura, namun lebih sebagai upaya mewujudkan pembinaan pengembangan seni dan budaya daerah dalam mendukung sektor pariwisata,” pungkas Musyafak.

Sementara Camat Garung, Supriyadi, menyampaikan bahwa dengan adanya Gelar Budaya dan Kirab Panji ini, diharapkan bisa membawa kebahagiaan bagi seluruh warga masyarakat di semua Kecamatan, serta mampu memicu semangat para seniman maupun para budayawan untuk lebih kreatif dan inovatif lagi dalam berkarya dan masyarakat bisa semakin mengenali beragam potensi yang ada di Wonosobo. “Sementara Panji Panji ini akan dikirab di desa desa di masing masing Kecamatan, agar masyarakat bisa melihat Panji Panji yang jadi simbul pusaka Kabupaten,” pungkas Supriyadi.

Selain Kecamatan Kalibawang dan Selomerto, pada hari ini 13 Kecamatan secara serentak melaksanakan gelar budaya dan kirab panji. Untuk Kecamatan Kalibawang akan dilaksanakan pada tanggal 19 Juli, bersamaan dengan hari jadi Kecamatan Kalibawang. Untuk Kecamatan Selomerto akan dilaksanakan pada tanggal 23 juli, bersamaan dengan prosesi Hari Jadi Kabupaten Wonosobo, Bedhol Kedhaton.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.