Jalur Lingkar Selatan Dalam Perbaikan Untuk Menyambut Mudik Lebaran

Foto Ilustrasi: Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo meninjau rusa jalan perbatasan Jateng-DIY di Purworejo, Rabu (24/6/2015) / kompas.
WONOSOBOZONE – Menjelang arus mudik Lebaran tahun ini sejumlah jalur alternatif mulai diperbaiki Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga sejak empat hari lalu. Salah satunya adalah jalur Lingkar Selatan Wonosobo dari Makam Pahlawan hingga Kalierang.

Sebelumnya, jalur tersebut di beberapa titik mengalami kerusakan dan sebagian badan jalan berlubang. Sekretaris Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga, Mahendra Sasmita mengatakan, penambalan lubang- lubang jalan dilakukan untuk menghadapi arus mudik lebaran 2015.

‘’Penambalan tersebut semoga dapat memberi kenyamanan pemudik serta dapat mengurangi angka kecelakaan yang diakibatkan jalanan rusak,’’ ungkap Mahendra. Saat ini, ruas jalan sepanjang sekitar tujuh kilometer itu sedang dalam proses penambalan yang diperkirakan selesai Kamis (9/7).

Setelah diperbaiki, diharapkan jalan dapat dilalui dengan nyaman oleh pengendara. Namun, menurutnya, yang perlu diwaspadai adalah adanya longsoran tanah di beberapa titik yang menutupi saluran air. ‘’Perlu mengangkat tanah agar tidak mengganggu saluran air,’’ kata dia.
Jalur Utama

Dengan melewati jalur selatan, pemudik kendaraan pribadi juga dapat menghindari kemacetan yang sering kali terjadi di jalur kota Wonosobo. Selain sebagai alternatif kendaraan pribadi dari dan menuju arah Banjarnegara, jalan tersebut menjadi jalur utama truk muatan, serta bus AKAP, AKDP dari arah Banjarnegara.

Semua truk serta bus dari Banjarnegara melalui jalur lingkar selatan tersebut. Berdasarkan pantauan di lapangan, Rabu (8/7), jalur tersebut mulai ramai dilewati kendaraan pribadi baik roda empat maupun roda dua.
Pengendara kendaraan pribadi dari arah Temanggung maupun Banjarnegara, lebih memilih jalur tersebut untuk menghindari jalanan kota yang sering kali mengalami kemacetan. Mahendra menjelaskan, meski ruas jalan telah diperbaiki, namun pengendara harus tetap berhatihati karena kondisi jalan yang berkelok dan naik turun. Terlebih di sejumlah titik, jalanan tersebut tidak terdapat penerangan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here