Forkos Wujudkan Wonosobo Kabupaten Layak Anak

WONOSOBOZONE – Forum Kreatif Anak Wonosobo (FORKOS), sebuah organisasi anak/pelajar yang berdiri pada 6 Januari 2010, untuk mewujudkan Wonosobo sebagai Kabupaten Layak Anak (KLA). 6 tahun perjalanan FORKOS telah mengalami 3 periode kepengurusan. Kepengurusan terakhir adalah periode 2014-2016.
Untuk menjalankan roda organisasi, pergantian kepengurusan sangat diperlukan untuk menyegarkan visi dan misi. Demikian juga dengan FORKOS yang mengadakan seleksi untuk kepengurusan periode IV, 2016-2018, bertempat di Ruang Rapat Mangoenkoesoemo Setda, Kamis, 07/01/16.
Kepala BKKBPPPA Kabupaten Wonosobo, Junaedi, S.KM, M.Kes, saat membuka seleksi menyampaikan apresiasi kepada FORKOS yang telah membantu Pemerintah untuk mewujudkan Wonosobo menjadi Kabupaten Layak Anak. Untuk mewujudkan Negara Layak Anak maka harus didukung oleh semua pihak dan lapisan, mulai dari Desa Layak Anak, Fasilitas kesehatan layak anak, Kecamatan dan Kabupaten layak anak, semuanya harus bersinergi agar terwujud Negara Layak Anak. Dan FORKOS telah bekerja semaksimal mungkin untuk membantu Pemerintah mewujudkan semua itu. Junaedi mengharapkan agar para pengurus FORKOS untuk terus bisa bekerja, tetapi juga harus pandai pandai membagi waktu antara organisasi dan sekolah, agar semuanya berjalan dengan lancar. Jadikanlah FORKOS sebagai media belajar dan pembelajaran dalam berorganisasi.
Sementara pada kesempatan itu ketua FORKOS periode III, 2014-2016, Anggit Wibisono juga menyampaikan bahwa seleksi ini merupakan bagian dari Reorganisasi Forum Anak Kreatif Wonosobo. Seleksi diikuti oleh 104 anak dari 26 sekolah SMP, SMA, SMK yang mewakili 15 Kecamatan se Kabupaten Wonosobo. Mereka mengikuti seleksi tertulis dengan materi Psikotes, Materi seputar anak, Materi umum dan materi seputar organisasi terutama FORKOS. Dari 104 peserta nantinya akan diambil 50 anak untuk mengikuti tes wawancara, dan kemudian diambil 20 untuk menjadi pengurus FORKOS periode IV 2016-2018. Pengurus FORKOS berjumlah 26 orang, 20 orang diambil dari seleksi, 6 orang dari pengurus lama yang masih berumur di bawah 18 tahun. Diharapkan dengan adanya pengurus yang lama akan membimbing para pengurus yang baru dalam berorganisasi.
Anggit juga berharap agar dengan terbentuknya pengurus FORKOS yang baru, bisa menjadikan organisasi ini lebih baik lagi, melanjutkan program kerja yang lebih nyata dan lebih bagus untuk mewujudkan Wonosobo Kabupaten Layak Anak.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here