Forkopimda Wonosobo Gelar Rakor Kesiapan Pemilu 2019

WONOSOBO. Secara garis besar Pemerintah Daerah Kabupaten Wonosobo serta Jajaran Keamanan TNI POLRI siap mem-backup dan mendukung suksesnya pemilu 2019 di Wilayah Wonosobo. Demikian hasil rakor kesiapan Pemilu, yang dilaksanakan di Ruang Mangoenkoesoemo Setda, Senin (8/4).

Bupati Wonosobo Eko Purnomo, S.E., M.M., menegaskan, guna membantu pelaksanaan Pemilu 2019 ini, Pemerintah Daerah membentuk Desk Pemilu Kabupaten, dengan menyiapkan Personil Desk Pemilu Kabupten sebanyak 60 orang, Kecamatan 150 orang, Kades/Perangkat Desa 2.430 orang, serta Linmas 2.918 orang. Desk Pemilu beserta Forkompimda nantinya akan melaksanakan monitoring persiapan dan pelaksanaan Pemungutan Suara pada H-1 yaitu hari Selasa tanggal 16 April 2019, serta hari H, Rabu tanggal 17 April 2019.

Pada kesempatan itu juga Eko minta kepada seluruh ASN, Kepala Desa, Perangkat Desa dan BPD untuk menjaga Netralitas, tidak berpihak dari segala bentuk pengaruh manapun dan tidak memihak kepada kepentingan siapapun.

Selain itu Bupati memerintahkan para Camat agar segera melakukan langkah-langkah, dengan meningkatkan kewaspadaan dini dan memastikan bahwa, proses pelaksanaan Pemilu Tahun 2019 di wilayah masing-masing berjalan dengan aman dan lancar. Memastikan bahwa sarana dan prasarana untuk pelaksanaan Pemungutan Suara dan Perhitungan suara sudah siap. Menyiapkan tempat untuk pelaksanaan Rapat Pleno Perhitungan Suara di Kecamatan. Selalu berkoordinasi dengan Penyelenggara Pemilu  Tahun 2019 di tingkat Kecamatan serta dengan Polsek dan Koramil sehingga pelaksanaan Pemilu Tahun 2019 dapat berjalan dengan aman, lancar dan damai.

Sementara itu Kapolres Wonosobo AKBP Abdul Waras SIK mengajak untuk menyamakan visi dan misi demi mewujudkan Pemilu yang aman dan damai dengan cara terus bersinergi.  Berbagai keguatan kesiapan Kepolisian jelang Pemilu telah  dilaksanakan. Operasi Kepolisian terpusat mantab praja candi 2018 yang di laksanakan Mabes Polri, Polda Jawa Tengah dan Polres Wonosobo beserta jajaranya dibantu TNI, Instansi terkait dan mitra Kamtibmas lainya, dalam rangka Pam tahap Inti Pemilu 2019 selama 296 hari yang meliputi kampanye sampai proses pemilu selesai.

BACA JUGA:  Akademi UFO Siap Cetak Atlet Futsal Profesional

Dengan menerjunkan 147 personil pada tahap kampanye selama 102 hari, 288 personil pada masa tenang selama 3 hari, 500 personil saat pungut suara selama 1 hari, 500 personil saat penghitungan suara selama 5 hari, 90 personil pada tahap hasil pemilu selama 28 hari, serta 500 personil pada saat pelantikan DPRD Provinsi, Kabupaten/Kota selama satu hari. Selain itu saat pungut suara akan di terjunkan personil bantuan keamanaan dari korps Brimob sebanyak 30 personil.

Dalam paparan Dandim 0707 Wonosobo Letkol Czi. Fauzan Fadli, S.E. menyampaikan, langkah TNI dalam mendukung suksesnya Pemilu Tahun 2019 adalah menghilangkan ego sektoral dan esprit’s de corp yang berlebihan, melaksanalan kegiatan bersifat humanis dan menerapkan kepemimpinam yang membumi, menjadikan pemimpin sebagai faktor pemersatu dan mendinginkan ketegangan, membentuk forum dan posko terpadu serta membangun jalur jalur komunikasi yang cepar melalui jalur komunikasi alternatif. Pemilu adalah salah satu titik yang dapat menyebabkan potensi gangguan menjadi gangguan nyata yang dapat mengganggu ketertiban kamtibmas. Terdapat 3 Strategi besar untuk mensukseskan Pemilu Tahun 2019 yang disiapkan TNI yaitu strategi sinergi, strategi penangkalan dan strategi kesiagaan. Kodim 0707 Wonosobo menyiagakan seluruh Anggota kodim ditambah Anggota Armed 103 untuk mensukseskan Pemilu Tahun 2019. Kodim 0707 Wonosobo membagi 5 rayonisasi daerah rawan dengan pusat masing masing zona antara lain zona 1 di Kec.Garung, Zona 2 di Kec.Wonosobo, Zona 3 di Kec.Sapuran, zona 4 di Kec.Kaliwiro dan Zona 5 di Kec.Leksono.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.