Efek Gempa Terasa Sampai Wonosobo, 3 Bangunan Jadi Korban

WONOSOBOZONE – Akibat bencana alam gempa bumi yang terjadi pada Jumat (15/12) malam terasa hingga ke Wilayah Wonosobo. Getarannya bukan hanya membuat warga sempat keluar rumah. Namun dari hasil pendataan yang dilakukan oleh Polres Wonosobo, tercatat 2 rumah mengalami roboh di Desa Sidorejo Kecamatan Selomerto dan Kelurahan Sukoharjo, 2 tiang listrik ambruk serta Gedung Oleh Raga Desa Kajeksan mengalami kerusakan. Beruntung tidak ada korban jiwa akibat kejadian tersebut, namun kerugian materiil ditaksir hingga ratusan juta rupiah.

Kapolres Wonosobo AKBP Abdul Waras, S.I.K melalui Kapolsek Selomerto AKP Wahono mengungkapkan, rumah yang roboh di Sidorejo masih dalam tahap pembangunan dan belum dihuni. “Kami duga temboknya belum kering benar, sehingga saat diguncang gempa, langsung roboh,” katanya.

“Semalam, petugas kami dari Polsek Selomerto langsung mendatangi TKP untuk mengecek situasi. Untuk pagi ini sendiri, bersama warga sekitar, kami melakukan gotong royong untuk membersihkan puing-puing sisa bangunan,” tutur AKP Wahono.

Sementara itu, di Desa Kajeksan, Polisi sampai harus menutup lokasi dari warga. “Sebagian besar atap gedung roboh. Namun masih ada yang menggantung, jadi sangat membahayakan,” kata Wakapolsek Sukoharjo, Iptu Sunaryono. “Kami sudah tutup lokasi dari akses warga. Kami juga sudah berkoordinasi dengan pemerintah desa guna tindak lanjut kejadian ini,” jelasnya.

Disinggung adanya rumah yang roboh di Kelurahan Sukoharjo, Wakapolsek mengungkapkan rumah itu sebenarnya sudah rusak dan tidak dihuni. “Kosong dan sudah rusak. Jadi wajar kalau roboh,” katanya.

Selain itu, akibat adanya tiang listrik yang roboh, 4 desa di Mojotengah dan 1 desa di Watumalang mengalami mati lampu. Beruntung hanya berselang 3 jam listrik kembali menyala setelah patugas dari PLN dan Polisi dibantu warga melakukan perbaikan dengan memasang ‘togor’ sementara.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here